Lintas Peristiwa

Bocah 12 Tahun yang Dicabuli Guru Agama di SBT Meninggal Dunia

Keluarga ngamuk di Polsek SBT
Keluarga Korban mendatangi Mapolsek Geser Untuk Menemui Pelaku

SBT, Maluku – Bocah 12 Tahun yang dicabuli Guru Agama pada salah satu Sekolah Dasar Swasta, di Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur, meninggal dunia. Korban S.R.R meninggal dunia Senin (30/10/2017) sekitar pukul 11.45 WIT setelah dirawat selama 5 hari di Puskesmas Geser. Korban yang lahir tanggal 13 Januari 2005 di Bula itu dicabuli oleh guru agamanya sendiri dengan inisial I.K (53 tahun).

Pencabulan Warga Desa Keffing, Kecamatan Seram Timur itu, telah dilaporkan di Polsek Geser, Selasa (24/10/2017) sendiri sekitar pukul 14.27 WIT oleh R.K dan I.R yang juga merupakan orang tua korban.

Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP. F.X. Endriadi,S.I.K yang dikonfirmasi INTIM NEWS via seluler, Senin (30/10/2017) mengungkapkan, sebagaimana pengakuan korban kepada bibinya Ny. N.R Alias L , pelaku membawa korban ke salah satu rumah kosong lalu membuka celana korban dan menarik narik alat vital korban .

“ Bahwa keterangan atau perkataan korban itu awalnya saat bicara dalam bahasa daerah ‘marinir fuji at,mana sisa’ (dubur tarik hati pulo keatas) dan saat di tanya oleh pemeriksa, saksi korban tidak menjawab namun diam saja. Tanpa di tanya tiba tiba saja korban mengeluarkan kata, ‘Allah Akbar, umar faham makmur fuki at mana sisa‘ berulang ulang kali ” terang Kapolres.

Adapun saksi yang mendengar perkataan korban, N.R (27 tahun), R.K (41 tahun).

Sementara pasca meninggalnya korban, keluarga korban pun mendatangi Mapolsek Geser untuk meminta kejelasan status hukum pelaku.

“Tidak ada keributan pak, mereka (keluarga) hanya datang ke Polsek untuk menemui pelaku. lalu diberi pemahaman oleh Kapolsek, “ Ujar Kapolres SBT. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top