Ekonomi

BI, OJK Dan MES Maluku Adakan Halal Food Festival

23113044_1949713851957685_496309062_o (1)

Ambon, Maluku – Bertempat di Lapangan Merdeka Ambon, (29/10/2017), perkumpulan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Maluku, menyelengarakan Halal Food Festival.
Kegiatan tersebut, melibatkan 30 pengusaha kuliner di Kota Ambon. Dalam keterangannya, Kepala BI perwakilan Maluku, Pramasudhi mengungkapkan, BI perwakilan Maluku menginisiasi kegiatan Maluku Halal Food 2017. Latar belakangnya, kita tahu bahwa di Maluku ini, banyak pengusaha kuliner yang produknya adalah produk halal namun, belum kita kenal.

“ Melakui kegiatan hari ini, kita coba untuk pengusaha-pengusaha, UMKM itu ke depan mereka bisa berkembang. Tentu dengan halal food ini, kan salah satu pilar tiga pola gaya hidup, yang akan kita dorong untuk syariah, yaitu pola hidup, food, fashion and finance,” jelas Pramashudi.

22906459_1949713848624352_968283592_oDisebutkan, Food ini salah satu pilarnya yang akan kita dorong, jadi kita satu even sekaligus menyadarkan pola hidup syariah. Tapi disisi lain, ingin mengembangkan wisata kuliner karena, salah satu pintu untuk wisatawan luar Maluku dan Ambon.

“ Pintu untuk wisatawan yakni salah satunya lewat kuliner agar wisata Maluku lebih berkembang. Mudah-mudahan tahun depan, kita akan gandeng Dinas Pariwisata, Kementerian Agama Maluku sehingga, even ini bisa terus berkembang,” tuturnya.

Sebetulnya paparnya, Maluku Halal Food juga sebagai rangkaian dari kegiatan ekonomi syariah yang sudah dimulai sejak tanggal 24 Oktober 2017. Yang di mulai dengan kegiatan seminar nasional PES, dengan tema Wakaf, sekaligus pelantikan pengurus PES.

“ Kita mengundang 30 stand, dengan menu yang kita usahakan tidak sama, sehingga siapapun pengunjung yang datang ke sini, bisa menikmati bervariasi, makanan produk halal,” ujarnya.

Sama halnya dengan Ketua Panitia Maluku Halal Food 2017, Abdul Manan Latuconsina, mengapresiasi sungguh apa yang dilakukan BI, OJK, IAIN, institusi-institusi yang bersinergi untuk melakukan kegiatan PES, yang sebetulnya dimulai tanggl 24 Oktober lalu.

“Ini merupakan kegiatan terakhir Halal food Festival. Kami berpikir bahwa, kegiatan halal food ini, merupakan bagian dari kebutuhan masyarakat Maluku. Karena, begitu banyak masyarakat yang bergerak di bidang kuliner halal food yang ada d kota Ambon ini, sehingga Saya kira butuh sosialisasi, butuh promosi, sehingga dengan soliasasi dan promosi itu, sudah barang pasti menguntungkan, untuk masyarakat kota Ambon,” Jelasnya.

Ini manfaat yang bisa dirasakan tamu-tamu, yang ada di kota Ambon. Disitulah, letak urgency, dari pelaksanaan Halal Food Festival. Tanpa ada dukungan dari BI, OJK dan teman-teman IAIN, maka tidak mungkin bisa terealisasi. Memang, banyak kekurangan-kekurangan, tapi ini proses awal. Ke depannya, Insya Allah kita lebih tata lagi dengan baik,” Harapnya. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top