Hukum & Kriminal

Pelaku Penikaman Warga Amahusu Serahkan Diri

terkapar

Ambon, Maluku- J. A Alias J (18 tahun) warga Taman Makmur Air Salobar, pelaku penikaman  M.T warga Amahusu pada Selasa,  (26/9/2017) akhirnya menyerahkan diri kepada Satuan Reserse Kriminal  (Satreskrim) Polres P.Ambon dan P. P. Lease.

Kasat Reskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease AKP Teddy, SH, S.I.K saat ditemui Wartawan diruangan kerjanya, Kamis (28/9/2017) mengatakan, pelaku penikaman warga Amahusu, Selasa (26/9/2017) akhirnya menyerahkan diri ke Satreskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease.

“Setelah melakukan penikaman kepada korban M.T di depan salah satu kios Warga Amahusu, pelaku Jefan pun melarikan diri ke hutan Amahusu. Hal ini kemudian dilaporkan oleh pihak keluarga Korban M.T kepada pihak Polsek Nusaniwe. Petugas Polsek Nusaniwe yang dikerahkan dengan persenjataan dan anjing pelacak pun bergegas ke rumah pelaku untuk  melakukan pengejaran pelaku.  Pelaku yang kabur ke dalam hutan Amahusu sempat tercium jejak oleh Anjing pelacak,namun sang pelaku yang lincah dan gesit akhirnya berhasil lolos dari kejaran Anggota Polsek Nusaniwe dan  berhasil keluar menembusi Hutan Amahusu dan sempat  bersembunyi dirumah Pamannya di Desa Latuhalat,” tutur Perwira Polres Ambon berpangkat 3 Balok itu.

Dikatakannya, setalah seharian melakukan pencarian terhadap pelaku di dalam hutan Amahusu, Anggota Polsek Nusaniwe pun memutuskan untuk kembali ke Polsek. Merasa bersalah dengan perlakukan yang dilakukan kepada sang korban M.T, pelaku yang ditemani sang Pamannya akhirnya mendatangi pihak Polres Pulau Ambon dan P.P.Lease , Rabu (27/9/2019) pukul 20.00 WIT (Jam 8 malam) dan menyerahkan diri .

“Pelaku sendiri telah menyerahkan diri dan diamankan dirumah tahanan (Rutan) Polres P.Ambon dan P.P.Lease. Kasusnya masih dilakukan penyelidikan oleh Penyidik Polsek Nusaniwe yang akan dibekap oleh Satreskrim Polres P.Ambon dan P.P. Lease. Untuk korban M.T yang ditikam dan salah satu organ tubuhnya keluar, saat ini telah dilakukan operasi oleh Dokter bedah rumah sakit Dr Haulussy Ambon,” ungkap AKP Teddy.

Ditambahkannya, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku disangkakan dengan pasal 351 ayat 2 KUH Pidana tentang Penganiayaan,denga pidana  lima tahun penjara. Pelaku saat ini telah mendekam didalam  ruang tahanan Polres P.Ambon dan P.P.Lease.

Baca juga :

Usus Terburai Ditikam Dengan Pisau, Tahalele Terkapar Tak Berdaya

(IN-07).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top