Lintas Peristiwa

Nah Lho.. Akibat Listrik Sering Padam, PLN Jadi Tempat Penampungan Alat Elektronik Warga yang Rusak

PLN Tual

Elat, Malra- Sejumlah warga desa (Ohoi) Depur Lingkungan Wakatran, Kecamatan Kei Besar Tengah, Kabupaten Maluku Tenggara, membawa sejumlah alat-alat elektronik yang rusak ke PLN Ranting Elat.

Usut punya usut, ternyata kemarahan warga keapda PLN pasalnya listrik sering dipadamkan secara sepihak dari pihak PT PLN Persero setempat tanpa ada alas an yang jelas. Pemadaman listrik secara sepihak itulah yang membuat barang barang elektronik masyarakat rusak.

PLN TUAL2

Salah satu Warga yang juga menjadikan PLN sebagai tempat tamping alat elektronik rusak yakni Amirudin Rahaleb. (43, Tahun). Warga desa Depur yang bermukim dilingkungan wakatran, Kecamatan Kei Besar Tengah, Malra itu menuturkan, gangguan listrik yang terjadi semalam menyebabkan sejumlah alat elektroniknya rusak total.
Rahaleb, merincikan kerugian yang dialaminya akibat sering padamnya listrik diantaranya, dua buah Heand phone, 1 unit TV, Rice cooker, serta balon lampu yang putus.

Menurut Rahaleb, kerugian yang dialami ini bukan hanya dirinya namun terjadi pada sebagian besar warga desa kei besar.

“Ini telah terjadi pada sebagian besar warga namun warga tak pernah bisa berbuat apa-apa. Karena kejadian ini terjadi berulang kali akhirnya saya dan beberapa warga mengambil langkah dengan mendatangi kantor PLN Ranting Elat untuk menyuruh mereka mengganti kerugian yang timbul akibat pemadaman listrik,” tandasnya Kepada INTIM NEWS, Selasa (26/9/2017).

Barang barang elektronik yang rusak itu diangkutnya dengan menggunakan mobil truck ke PLN Ranting Elat.

“Alasan kami membawa ke PLN ranting Elat pada dasarnya ingin menuntut ganti rugi ataupun kompensasi terhadap alat-alat elektronik kami yang rusak, akibat ulah dan kinerja PLN Ranting Elat,” jelas Amirudin.

Sementara itu Pimpinan PLN Ranting Elat yang hendak dimintai konfirmasi media ini, sedang berada di luar daerah. (CR-01).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top