Maluku

Kendala Teknis, Peserta Lomba TdM Gagal Finish Etape II Dikota Bula

tour-de-mollucas

Bula,Maluku- Rencana finish etape II lomba balap sepeda internasional Tour De Malvccas (TdM) dikota Bula harus gagal. Kegagalan akibat sejumlah kendala teknis yang dihadapi para peserta lomba. Selain melewati medan berat untuk menuju lokasi start etape II di Desa Sawai, Maluku Tengah, menurut informasi yang dihimpun media ini, kendala lain yang dihadapi adalah salah bus pariwisata yang mengangkut tim Kinan, pembalap sepeda asal Jepang mengalami rem blong di jalan Trans Pulau Seram sekitar 54 kilometer Kota Masohi, tepatnya di kawasan hutan desa Saleman Kecamatan Seram Utara pada Selasa (19/9) pagi.

Insiden itu menyebabkan para peserta Tour De Malvccas mengalami keterlambatan untuk memulai star etape II. Start etape II (Wahai-Bula) baru dimulai pukul 15.00 WIT (sore). Padahal rencananya, start etape II dimulai pukul 12.00 WIT dengan jarak tempuh mencapai 155,8 KM.

Akibat keterlambatan tersebut, rencana finish etape II didepan pandopo Bupati SBT, Kota Bula gagal. Para peserta lomba hanya bisa finish dikawasan perbatasan kabupaten Seram Bagian Timur dan Maluku Tengah karena waktu mulai menjelang malam. Bila dipaksakan untuk sampai di kota Bula dalam kondisi gelap, ditakutkan akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kegagalan finish dikota Bula membuat masyarakat setempat merasa kecewa. Sebab, untuk menyambut para raiders, masyarakat dari seantero Kota Bula berbondong-bondong memadati kawasan pandopo dan jalan protokol kota Bula. Meskipun berada ditengah terik sinar metahari, masyarakat pasrah hanya ingin menyaksikan para peserta lomba diajang balap TdM.

Meysha, salah satu warga Bula kepada INTIM News mengaku, merasa kecewa karena para peserta lomba tidak jadi finish dikota Bula. Padahal, untuk bisa menyaksikan para peserta lomba finish dikota Bula dia rela meninggalkan tugas-tugas dirumahnya.

“Iya beta sangat kecewa seng (tidak) lihat dong (para pembalap). Padahal, tadi beta (saya) sudah tinggalkan pekerjaan dirumah, “kesal dia.

Dia berharap, kedepan pelaksanaan ivent berskala internasional seperti itu harus direncanakan dengan matang sehingga masalah teknis yang bisa menghambat jalannya pelaksanaan ivent bisa diminimalisir.

“Harusnya panitia lomba sudah atur rencana matang-matang. Insiden-insiden yang hambat lomba sudah dipikirkan sebelumnya, “harap dia.

Sementara itu, meski gagal finish dikota Bula, para peserta lomba TdM akan tetap sambangi kota tersebut. Kedatangan para peserta untuk beristirahat dan mengikuti serangkaian acara yang telah disiapkan panitia lokal TdM SBT. Selain itu, kota Bula juga menjadi salah satu lokasi start dalam etape 3 (Bula-Wahai) yang rencananya akan dimulai pada Rabu (20/9) bertempat dipantai Gumumae kota Bula. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top