Seram Bagian Barat

Fasilitas dan Pelayanan di Kecamatan Inamosol Minim

rapat-deprok-1
Gambar ilustrasi

SBB, Maluku – Fasilitas dan pelayanan wilayah pegunungan khususnya Kecamatan Inamosol, Kabupaten SBB sangat memprihatinkan, sehingga tagline Bupati dan Wakil bupati baru “Kase Bae SBB” yang diharapkan mampu meningkatkan pelayanan terbaik bagi masyarakat belum mampu dijawab, sehingga apa yang diharapkan masyarakat atas pelayanan paripurna dari ASN Kecamatan Inamosol mandeg, bahkan Plt Camat Inamosol, Jacobus Ruspanah tidak mampu mengambil inisatif bagi kelangsungan jalannya roda birokrasi di Kecamatan Inamosol.

Hasil pantauan media ini, minimnya sarana prasana sangat tidak memadai, salah satunya minimnya fasilitas penunjang perkantoran, sarana dan prasarana seperti aliran listrik tidak ada, kalaupun ada generator BBM tidak ada bahkan untuk meja dan kursi bagi ASN berakitivitas pun tidak ada.

“Dari fakta di atas, mengakibatkan pelayanan kepada masyarakat tidak maksimal bahkan sampai saat ini sejak kantor Kecamatan yang dibangun lima tahun lalu itu, sampai saat ini tidak tersambung aliran listrik. Keberadaan Generator pembangkit listrik yang ada dapat difungsikan apabila ada Bahan Bakar Minyak (Bensin) yang harus didatangkan dari Desa Kairatu, Kecamatan Kairatu,” jelas sumber media ini.

Menurutnya, untuk pengurusan surat menyurat seperti meminta rekomendasi pembuatan KTP, KK, Akte Kelahiran terpaksa masyarakat mengurus langsung ke Kabupaten SBB, di Piru, dan untuk mendapatkan surat keterangan satu lembar saja, terpaksa menggunakan Laptop milik salah satu staf dan print outnya harus dilakukan di Desa Waimital, Kecamatan Kairatu.

“Kami mengharapkan, dengan minimnya fasilitas sarana dan prasarana dan kondisi yang sangat memprihatinkan ini, Plt. Camat Inamosol, Jacobus Ruspanah harus mengambil inisiatif dan mencari jalan keluar demi pelayanan prima kepada masyarakat.

Terpisah, Plt. Camat Inamosol, Jacobus Ruspanah saat dikonfirmasi media ini melalui Handphonenya dan SMS yang dikirimkan hingga berita ini naik cetak tidak memberikan jawaban.

Informasi yang dihimpun media ini, selain minimnya sarana dan prasarana, dua unit kendaraan yang saat ini “dikuasai” Plt Camat juga salah satunya motor milik Kades Manusa, sementara Plt. Camat Inamosol hanya mondar-mandir tidak pernah melakukan aktivitas pelayanan kepada masyarakat, bahkan Kantor Kecamatan Inamosol stagnan dan nyaris tidak ada aktivitas sama sekali. (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top