Hukum & Kriminal

Adu Mulut Hingga Aniaya Istri, Warga Rumah Tiga Di Polisikan

kdrt

Ambon, Maluku – Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) sering kali sangat merugikan pihak istri yang identik dengan kelemahan. Pihak perempuan sering mendapat perlakuan yang semena-mena dari pria, bahkan buntutnya terjadi kekerasan fisik. Hal inilah yang dilakukan oleh Tamrin, Warga Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon yang tega memukuli istrinya didalam rumahnya, (12/9/2017).

Informasi yang dihimpun Intim News, di Polres P.Ambon dan P.P Lease, (13/9/2017) tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dilaporkan dan tercatat dalam Laporan Polisi nomor : LP/538/IX/2017/Maluku/ Res Ambon tertulis, kejadian kekerasan rumah tangga tersebut berawal dari korban H.W.B (50 tahun) mendatangi rumah Tamrin (pelaku) yang berlokasi di Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon. Setelah bertemu dengan pelaku dirumahnya, korban dan pelaku pun sempat beradu mulut soal permasalahan rumah tangga. Pelaku yang tidak tahan dengan adu mulut dengan korban yang terus mempersoalkan tentang masalah rumah tangga keduanya, pelaku yang tersulut emosi yang tidak bisa dibendung langsung melakukan pemukulan berulang-ulang kali ke tubuh korban.

Akibat pukulan dari pelaku, korban mengalami luka memar pada bagian tangan kiri dan kanan, luka memar pada lengan tangan kanan dan kiri, bengkak pada bagian punggung tangan kanan, bengkak pada pipi sebelah kiri serta memar pada badan bagian belakang. Tak terima dianiaya sama suaminya sendiri, korban H.W.B pun mendatangi Polres P.Ambon dan P.P.Lease pada hari Selasa (12/9/2017) pukul 19.30 Wit.

Akibat dari perbuatannya itu pelaku dikenakan pasal 44 UU RI nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan ancaman hukuman paling lama 5 (lima) tahun penjara atau denda paling banyak Rp 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah). (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top