Seram Bagian Barat

85 % Pekerjaan Rampung, Anggaran Tahap Kedua Belum Dicairkan

Dinas Pendidikan

SBB,Maluku- Pekerjaan swakelola rehab pembangunan 3 ruang kelas dan satu ruangan kantor Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Negeri 1 Waesala, Kecamatan Waesala, Kabupaten Seram Bagian Barat,sudah 85 % rampung dan sampai dengan saat ini belum ada pencairan tahap kedua oleh pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provisi Maluku.

Swakelola rehab 3 bangunan ruang kelas dan satu bangunan ruang kantor yang terbakar beberapa tahun lalu dengan anggaran DAK dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku sebesar 233,3991,000,dengan pekerjaannya sudah 85 % namun belum ada pencairan tahap kedua oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku kepada pihak sekolah yang menangani pekerjaan tersebut.

Menurut Sumber yang enggan namanya dipublikasikan kepada INTIM NEWS dikatakannya, pekerjaan swakelola rehab tiga bangunan kelas dan satu bangunan ruangan kantor, sampai dengan saat ini belum ada pencairan tahap kedua anggaran kepada pihak sekolah, namun dengan bermodal hutang pekerjaan swakelola rehab dapat mencapai 85% telah selesai sampai dengan saat ini

“ Pekerjaan 85% telah tercapai walaupun hanya bermodal hutang agar pekerjaan ini cepat selesai dan dapat dipakai untuk aktivitas para siswa karena saat ini jumlah siswa dua kelas ditempatkan dalam satu ruangan sehingga kami pihak sekolah mempercepat rampungnya pekerjaan rehab tiga ruangan itu walaupun hanya bermodal hutang “ ungkapnya.

Ditambahkannya pihak sekolah sudah melakukan pencairan tahap pertama sebesar 40% tersisa tahap kedua 30% dan tahap ketiga 30% yang tersisa 60% belum dicairkan oleh dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku kepada pihak sekolah yang mengelola pekerjaan tersebut.

Tiga ruangan kelas dilakukan rehab diantaranya pergantian atap,pemasangan tehel,pergntian tangan pintu,dan pengecetan secara keseluruhan sedangkan ruangan kantor pergantian atap,kap yang terbakar,plafon yang terbakar,pemasangan tehel dan kloset kamar mandi serta pengecetan ruangan secara keseluruhan.

Pihak sekolah sudah memasukan laporan progresif pekerjaan serta dokumentasi kepada dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku,dan mereka berjanji akan melakukan peninjauan pekerjaan secara langsung maka tahap kedua bisa dapat dicairkan sampai dengan saat ini belum juga datang, namun sampai dengan pekerjaan sudah mencapai 85% kami belum juga mendapatkan pencairan tahap kedua oleh dinas tekait ,hanya dengan bermodal hutang agar pekerjaan ini bisa rampung dan digunakan oleh para siswa dan siswi sekolah itu .

“Olehnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku untuk segera menindaklnjuti laporan pekerjan yang sudah dimasukan dan segera pula melakukan pencairan anggaran tahap kedua proyek swakelola tiga bangunan ruang kelas dan satu bangunan ruangan kantor agar dapat kami selesaikan hutang kami tersebut “ terangnya. (IN-13).

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top