Militer

170 Mahasiswa UNIDAR Ikuti Sosialisasi Bela Negara Korem 151/ Binaiya

21691075_1594624043894210_1880123206_n

Ambon, Maluku – Sebanyak 170 orang Mahasiswa baru Universitas Darusalam (Unidar) menerima pembekalan Bela Negara pada acara PK2MB (Perkenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru) di Aula Pertemuan Unidar, (11/9/2017). Pembekalan tentang bela negara diberikan oleh Korem 151/Binaiya dalam rangka membentuk mahasiswa dan mahasiswi baru UNIDAR dengan wawasan kebangsaan serta rasa cinta tanah air dengan memiliki sikap bela negara untuk menjaga kedaulatan NKRI. Materi Bela Negara disampaikan oleh Kepala Penerangan Korem 151/Binaiya Mayor Czi Gerald Nusra Tobing, dengan materi meliputi Wawasan Nusantara, Nilai-nilai Pancasila, Konstitusi UUD 1945, sikap dan upaya Bela Negara, Sistim Pertahanan Negara dan Komponen Pertahanan Negara.

Dalam penyampaian materi tersebut Mayor Gerald menekankan kepada mahasiswa dan mahasiswi baru UNIDAR, untuk memahami Pancasila dengan baik dan benar serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbangsa dan bernegara.

” Pancasila adalah ideologi yang tepat bagi Bangsa Indonesia di dalam kemajemukan yang ada di Negara kita,” ujar Perwira Korem berpangkat 1 bunga di pundaknya itu.

Dikatakannya sebagai mahasiswa dan mahasiwa kaum intelektual harus memiliki sikap bela negara dimulai dari ketaatan pada aturan yang berlaku di negara kita, menerapkan nilai-nilai Pancasila, peduli kepada sesama dan berbuat yang terbaik bagi masyarakat dengan disiplin ilmu yang dimiliki.

” Menghadapi kemajuan dunia saat ini dan situasi serta kondisi global, sebagai kaum intelektual, setiap mahasiswa-i harus membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan yang mumpuni sehingga siap bersaing dengan tenaga-tenaga ahli dari luar negeri setelah menyelesaikan perkuliahan mereka, dan mau menerapkan disiplin ilmu yang dimiliki bagi kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia,” ungkap Mayor Gerald

Lebih lanjut dikatakan, komponen pertahanan negara yang terdiri dari komponen utama yaitu TNI, komponen cadangan seperti Polisi, Resimen Mahasiswa, Satpol PP, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Olah Raga yang digunakan untuk memperkuat komponen utama serta komponen pedukung yaitu tenaga ahli sesuai profesi dan disiplin ilmu untuk pertahanan negara.

” TNI dan Alutsista serta peran serta dari Masyarakat dalam mendukung pertahanan negara akan membuat pertahanan negara kita kuat,” tutur Gerald. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top