Seram Bagian Barat

Turnamen Ansor Cup, Tuharea Harap Jadi Ajang Silaturahmi dan Sportivitas

21169105_1460890547339340_1626584448_o

SBB, Maluku – Semangat “Kase Bae SBB” harus kita gelorakan dan dukungan dari semua pihak dengan menjaga sportivitas bermain Volly Ansor Cup. Kepada para wasit dan official harus diseleksi dengan baik agar silahturahmi ini terjaga dengan baik. Dari 32 tim yang Ikut diharapkan mampu mewakili Kabupaten SBB ke ajang lebih bergengsi dan saatnya kita jaring bibit-bibit muda berkualitas mulai dari Desa, Kecamatan dan Kabupaten hingga even nasional.
Hal ini diungkapkan Ketua KONI SBB sekaligus Sekda, Mansur Tuharea, SH saat membuka turnamen Volly Ball putra Ansor Cup di Lapangan Balai Desa Dusun Pelita Jaya, Desa Eti, Kecamatan Serbar, Kabupaten SBB (27/8/2017) yang diselenggarakan GP Ansor Kabupaten diikuti 32 club dibuka oleh Mansur Tuharea, SH, MM dan dihadiri oleh Kompol Udin Taher (Kabagops), La Maaruf Tomia, S.Pd (Ketua GP Anshor), Eko Budiono (Sekretaris GP Anshor), Salim Huat (Bendahara), pengurus GP Ansor, Kabag Humas, Jhon Taberima, Tomas, topem, toga. Danton Latihan dodiklatpur Letda Ismail, Danpos Polair, Tomi Nindatu dan Babinsa Pelita Jaya serta masyarakat.

21147119_1460890837339311_510803048_oKetua GP Anshor Kab SBB, La Maaruf Tomia katakan turnamen Volly Ball Ansor Cup adalah tiga rangkaian kegiatan pasca pelantikan, Sarasehan kebangsaan. Komitmen GP Ansor dalam menjaga kedaulatan NKRI adalah harga mati, karena belakangan ini banyak aksi dan ujaran kebencian melalui media sosial.

“NKRI adalah harga mati, dimana-mana Ansor menjadi garda terdepan sebagai penjaga bangsa Indonesia, karena mencintai Negara sebagian dari Iman. Olehnya, sebuah kewajiban bagi NU dan Ansor melembagakan yel-yel dalam setiap kesempatan yaitu siapa kita adalah warga Negara Indonesia, NKRI adalah Harga mati. Pancasila adalah Jaya sedangkan nusantara adalah Milik Kita. Ini tugas kita menjaga kedaulatan Indonesia dan bukti Ansor dan Nahdlatul Ulama sebagai garda terdepan menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.” jelasnya.

Menurutnya, Kabupaten SBB masyarakatnya ini multi kultur, olehnya kita harus menjaga NKRI mulai dari Gunung, Dusun, Desa, Kecamatan dan Kabupaten. Dewasa ini marak ujaran kebencian, sehingga harus kita tangkal sedini mungkin. Hizbuth Tahrir Indonesia (HTI) bukan organisasi Islam, tetapi mereka mau mengganti Indonesia sebagai Negara Khilafah dan ini tidak boleh terjadi, kalau sampai terjadi maka akan terjadi pertumpahan darah.

“Ansor Cup ini adalah tahapan ketiga dari seluruh rangkaian panjang, Volly Ball sebagai ajang silahturahmi dan saling kenal, tujuannya supaya kita bersatu dan perbedaan yang ada itu adalah Rahmat untuk semakin memperkokoh dan menjaga kedaulatan NKRI. Volly Ball saat ini diikuti 32 Tim dan akan selesai pada 17 September 2017, total Hadiah sebanyak Rp 10 Juta, untuk juara satu hadiah Rp 4 juta, juara 2 Rp 3 juta, juara 3 sebesar Rp 2 juta dan harapan satu Rp 1 juta. Selama kegiatan Volly Ball Apkam yang akan menjaga pertandingan, olehnya kita minta sportivitas para peserta,” pungkasnya.

21169079_1460890627339332_1323528354_oSementara, Ketua KONI SBB, Mansur Tuharea katakan ini sebuah kebanggaan bagi Kabupaten SBB dan turnamen Volly Ball dapat ditingkatkan, sehingga menghasilkan bibit-bibit atlit yang berkualitas. Kegiatan ini masih dalam suasana 17 Agustus sebagai bukti kita mencintai Negara ini, dan semangat GP Ansor dan kita support ke depan menjadi lebih besar dan mengolahragakan masyarakat.

“Semangat Kase Bae SBB harus kita gelorakan dan dukungan dari semua pihak dengan menjaga sportivitas bermain Volly Ansor Cup. Kepada para wasit dan official harus diseleksi dengan baik agar silahturahmi ini terjaga dengan baik. Dari 32 tim yang Ikut diharapkan mampu mewakili Kabupaten SBB ke ajang lebih bergengsi dan saatnya kita jaring bibit-bibit muda berkualitas mulai dari Desa, Kecamatan dan Kabupaten hingga even nasional,” tegasnya.

Dirayakan, dalam waktu dekat Kabupaten SBB aman menjadi tempat star pertama pelaksanaan even sepeda nasional, tour de Mollucas, 17 September 2017 olehnya kami minta partisipasi masyarakat menjaga Stabilitas Kamtibmas, kebersihan dan supaya kita jadikan ajang promosi Pariwisata Kabupaten SBB.

Kemarin kita sukses MTQ dan pada November 2017 kita harus ikut mendukung sukses pelaksanaan Pesparawi dan semoga menjadi juara umum, Ansor semakin Jaya ke depan.

Selain itu Ketua Panitia, Thamrin Manasa katakan turnamen merupakan rangkaian kegiatan dari mulai pelantikan, Sarasehan kebangsaan dan turnamen, dengan momentum silahturahmi melahirkan hal-hal positive, bangun silahturahmi, Ansor menggali bakat dan potensi sehingga menjadi aset negeri ini. Seluruh peserta tim, Manager dan supporter dapat memberikan spirit berprestasi ke depan. Olehnya, mari kita sama-sama junjung tinggi sportivitas selama kegiatan ini berlangsung. (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top