Seram Bagian Timur

Terkapar Usai Lomba, 16 Peserta Dilarikan Ke RSUD Bula

Terkapar usai lomba

Bula,Maluku– Sebanyak 16 orang peserta yang mengikuti lomba gerak jalan indah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bula, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada, (12/8) lantaran jatuh pingsan. Para peserta yang terkapar tak sadaran diri itu diduga lantaran mengalami kelelahan dan dehidrasi (kekurangan cairan).

Hal ini disebabkan waktu pelaksanaan lomba, berlangsung saat cuaca sedang panas panasnya. Para peserta yang pingsan juga diduga sudah mengalami kelelahan, namun memaksakan diri untuk mengikuti lomba.

Aturan panitia lomba yang akan memotong nilai hingga mendiskualifikasi merupakan salah satu penyebab para peserta enggan beristirahat.

Aturan panitia itu dikeluhkan oleh peserta lomba yang ikut dievakuasi ke rumah sakit akibat tak sadarkan diri. Menurut dia, aturan pemotongan nilai yang diterapkan panitia lomba menjadi momok bagi para peserta untuk terus memaksakan diri mengikuti lomba meskipun telah mengalami kelelahan.

“Jadi kalau dong (peserta lomba) istirahat minum air maka dong pung nilai dapat potong, “ungkap pria payu baya yang identitas tidak ingin dipublikasikan tersebut.

Dari pantauan media ini di RSUD Bula, para peserta yang dilarikan ke rumah sakit umumnya wanita dan anak-anak. Dari keenam belas pasien itu hanya satu orang yang berjenis kelamin laki-laki yang merupakan murid disalah satu sekolah menengah pertama (SMP) dikota Bula.

Lomba gerak jalan indah dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2017. Selain gerak jalan indah, ada sejumlah perlombaan yang akan dilaksanakan oleh panitia HUT RI ke-72 Kabupaten SBT. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top