Kota Tual

Puluhan Warga di Kota Tual Keracunan Makanan

20641585_1926872954252046_1769886845_o
Para Korban Keracunan di Kota Tual sementara dirawat di RSU Karel Sadsuitubun

Tual, Maluku.- Puluham warga kompleks Lorong Citra Dusun Mangon, Kecamatan Dullah Selatan, Kota Tual keracunan makanan. Kejadian tersebut berawal  pada Rabu (2/8/2017)  malam, saat dilaksanakan hajatan keluarga yang bersilaturahmi melaksanan tahlilan di salah satu rumah milik Mamat Almadihi.
Usai menyantap makanan yang disediakan oleh keluarga tersebut, memang tidak terjadi apa-apa, namun pada keesokan harinya ada sekitar 30 orang lebih orang mengalami keracunan.

Salah satu pasien atas nama Hadiyah Al-Atas, kepada wartawan di ruang IGD RSU Karel Sadsuitubun menceritakan kronologis kejadian bahwa, dirinya  merasa sakit perut terus menerus, disertai mual dan muntah pada Kamis (3/8/2017) sekira pukul 05.00 wit, sehingga keluarga memutuskan untuk membawa ibu Hadiyah ke rumah sakit.

“Pada saat beta habis makan seng rasa apa-apa, tetapi pagi hari baru rasa sakit perut, dan buang-buang air besar, sehinga beta langsung dibawa ke rumah sakit,” tuturnya.

Informasi yang dihimpun di RSU Karel Sadsuitubun Langgur semua korban yang diduga keracunan itu ada sebanyak 30 orang, yang terdiri atas 6  orang anak- anak dan  24 orang dewasa. Dan memang rata-rata yang menjadi korban adalah para ibu dan anak-anak.

Dugaan sementara keracunan tersebut berasal dari ayam yang dikonsumsi oleh para korban saat menyantap  roti ayam di rumah si pemilik  hajatan tersebut. Hingga berita ini naikan belum ada keterangan resmi dari pihak RSU terkait penyebab dari kejadian keracunan ini.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tual, AKP Ishak Risambessy yang dihubungi INTIM NEWS melalui ponsel seluler Jumat (4/8/2017) membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya telah memeriksa dan memintai keterangan dari saksi, saksi yang diperiksa sampai saat ini baru 2 orang. Namun memang sedang dikembangkan kasus tersebut.

“Kami sudah panggil 2 orang  saksi untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut, kedepan nanti akan dikembangkan lagi jika memang masih belum lengkap,”katanya.

Pihak Polres Tual, saat ini sudah mengamankan barang bukti berupa sisa roti  ayam yang diduga kadaluarsa tersebut, untuk dibawa ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk dilakukan beberapa tes.

“Barang bukti sudah kami dapat, yaitu sisa dari roti ayam itu, nanti akan dibawa ke BPOM untuk diteliti apakah memang itu yang menyebabkan keracunan ataukah tidak. Jadi mungkin setelah pemeriksaan saksi selesai baru kami bawa ke BPOM,” tuturnya. (CR-01/IN-02)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top