Hukum & Kriminal

Polres Ambon Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Tersangka Sabu

Ambon, Maluku- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres P.Ambon dan P.P.Lease menangkap 3 orang pengedar Narkoba jenis Sabu-Sabu di Kota Ambon, Rabu (23/8/2017) pekan lalu.

Ketiganya berdomisili di Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Ketiga terduga pelaku yang diciduk masing-masing, J.P. Alias J (36 tahun), ditangkap dengan barang bukti 2 (Dua) paket shabu-shabu, A.Z alias A.L (28 tahun) ditangkap dengan barang bukti uang hasil transaksi penjualan shabu-shabu sebesar Rp 1.500.000 (Satu juta lima ratus ribu rupiah), B.A alias B (31 tahun) ditangkap dengan barang bukti 8 (Delapan) paket shabu-shabu.

Kepada INTIM NEWS Kasatresnarkoba Polres P.Ambon dan P.P. Lease diruangan kerjanya, Senin (28/8/2017) menyebutkan, awalnya petugas Satresnarkoba Polres P.Ambon dan P.P. Lease melakukan penyamaran sebagai CEPU untuk melakukan pembelian terselubung dengan tersangka JP.

Dari hasil penyamaran, Anggota Satresnarkoba Polres P.Ambon dan P.P.Lease berhasil menangkap tersangka JP sekitar pukul 02.30 WIT dilokasi penginapan Asri (Jalan Baru) dengan barang bukti berupa 2 paket shabu-shabu. Setelah menangkap tersangka JP, Anggota Satresnarkoba melakukan introgasi kepada tersangka JP, dan dari hasil intrograsi tersebut, tersangka JP mengakui mendapatkan shabu-shabu dari tersangka A.Z dirumahnya di daerah Benteng.

Dari hasil Interogasi tersangka JP, Satresnarkoba Polres P.Ambon dan P.P.Lease kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka AZ dirumahnya di daerah Benteng Kec Nusaniwe Kota Ambon pada pukul 04.30 WIT dengan barang bukti yang didapatkan berupa uang hasil transaksi penjualan shabu-shabu sebesar Rp 1.500.000 dan timbangan digital yang dipakiai untuk menimbang berat shabu-shabu yang dijual. Dari hasil penangkap dan introgasi dari terhadap tersangka AZ, tersangka AZ mengakui memberikan shabu-shabu kepada tersangka B.A dan kemudian Polisi mengamankan tersangka BA di rumahnya di Kelurahan Benteng sekitar pukul 05.00 WIT dengan barang bukti yang didapatkan berupa 8 paket Shabu-Shabu.

Sementara Waka Polres P.Ambon dan P.P. Lease Kompol Agung Tri Bawanto, S.I.K yang didamping secara langsung Kasat Resnarkoba Polres P.Ambo dan P.P Lease AKP Alex Kamalia dalam Rillisnya kepada Wartawan, Senin (28/8/2017) mengatakan hasil penangkapan Satresnarkoba Polres P.Ambon dan P.P. Lease berhasil menangkap 3 orang pengedar dan pengguna Narkoba jenis Sabu-Sabu.

“Selain melakukan penangkapan terhadap 3 orang bandar dan juga pengedar Shabu-Shabu di Kota Ambon, Satresnarkoba juga menangkap satu orang pengedar obat Degstro berinisial HI (72 tahun). Dari hasil penangkapan yang yang dilakukan oleh Satresbnarkoba terhadap 3 orang tersangka tersebut berhasil di dapati sekitar 10 paket sabu-sabu dengan uang tunai senilai Rp 9.000.000 (Sembilan Juta Rupiah). Dan sesuai dengan hasil pengembangan dan penyelidikan dari Satresnakoba barang-barang tersebut didapati oleh tersangka dari Jakarta melalui jasa pengiriman yang dikirim untuk diedar di Wilayah Ambon,” ungkap Perwira Polres P.Ambon dan P.P Lease berpangkat satu melati dipundaknya itu.

Lebih lanjut dikatakanya, untuk obat Degstro yang di amankan oleh Satres Narkoba dari tersangka HI berjumlah 4.250 Butir yang dikemas dalam 419 bungkus dengan uang transaksi sebesar Rp 40.000 (Empat puluh ribu rupiah).

“ Tersangka HI ditangkap oleh Satreskrim Polres P.Ambon dan P.P.Lease pada tanggal (18/8/2017) dengan barang bukti 419 bungkus dengan perbungkus diisi dengan 10 butir pil Degstro yang disimpan oleh tersangka dalam Rice Cooker. Tersangka HI sendiri ditangkap oleh Satresnarkoba karena tidak memiliki ijin pengedaran obat dari pihak Farmasi,”tutur Kompol Agung Tri Bawanto

Ditambahkannya ,untuk jaring pengedar dan bandar Narkoba di Kota Ambon sebanyak 28 jaringan yang telah diungkap oleh Satresnarkoba Polres P.Ambon dan P.Lease.

“Proses penjualan Shabu-Shabu untuk 1 paket Sabu-Sabu dijual dengan harga Rp 500.000 (Lima Ratus Ribu Rupiah) perbungkus . Tersangka Shabu-Shabu dijerat dengan pasal 121 dan pasal 114 UU nomor 35 tahun 2011 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 12 tahun Penjara dan maksimal 20 tahun penjara,”tandas Waka Polres P.Ambon dan P.P. Lease. (IN-07)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top