Kota Ambon

Menuju ‘City Of Music’ UNESCO, Kota Ambon Jadi Tuan Rumah Bintang Radio Indonesia 2017

20986394_1922576831338054_1293686626_n
Jumpa Pers dengan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dan Panitia, terkait persiapan Bintang Radio Indonesia dan ASEAN 2017 di Aula RRI, Ambon, Minggu (20/8/2017)

Ambon, Maluku – Menuju penghargaan dunia bergengsi sebagai ‘City Of Music’ oleh United Nations Educationel Scientific And Cultural Organization (UNESCO), Kota Ambon terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Bintang Radio Indonesia (BRI) dan Asean 2017. Perlombaan ini, akan berlangsung di Kota Ambon mulai tanggal 21-26 Agustus tahun 2017.

“Menurut saya, misi menjadikan kota Ambon sebagai ‘City Of Music’ oleh UNESCO ini sangatlah penting. Apalagi, kedudukan RRI sebagai lembaga penyiaran publik, yang juga memiliki kepedulian dalam upaya mengangkat nama Indonesia menjadi besar,” kata Direktur Layanan Pengembangan Usaha RRI, Richard Poyk, di Aula RRI Ambon, Minggu (20/8/2017).

BRISebutnya, dengan hadirnya Bintang Radio Indonesia dan Asean 2017 di Kota Ambon juga menjalankan diantaranya visi dan misi RRI dalam menyelenggarakan siaran yang bertujuan menggali, melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa, memberikan hiburan yang sehat bagi keluarga, membentuk budi pekerti dan jati diri bangsa ditengah arus globalisasi.

“Dengan melihat kekayaan budaya dan seni musik yang terpelihara turun temurun di Ambon, membuat pemerintah dan kalangan musisi terus berupaya mewujudkan hal tersebut. Hal ini sangat sejalan dari visi dan misi RRI, karena itu atas nama jajaran direksi, kami memberikan apresiasi kepada Walikota dan jajarannya yang telah mendukung sepenuhnya kegiatan ini, “ungkapnya.

Terkait dengan itu, A. G. Latuheru yang kini menduduki jabatan Sekretaris Kota Ambon sekaligus sebagai ketua panitia daerah untuk kegiatan tersebut menjelaskan, besok sudah mulai dilaksanakan berbagai kegiatan jelang Grand Final ajang itu.

“Besok, kita akan menggelar pawai budaya yang dimulai pada pukul 14.00 hingga 18.00 Wit. Dilanjutkan dengan pada tanggal 22-25 Agustus 2017 proses penyisihan juga akan dilaksanakan secara in door yang terpusat di Taman Budaya Karang Panjang, Ambon,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Ambon Richard Louhenapessy dalam arahan singkatnya mengatakan, alasan Kota Ambon menjadi tuan rumah penyelenggaraan BRI dan ASEAN 2017, guna mengembalikan citra Kota Ambon yang pernah hilang di mata publik.

Menurutnya, salah satu langkah yang diambil Pemkot Ambon yakni melaksanakan berbagai event nasional dan internasional, salah satunya adalah Bintang Radio Indonesia dan Asean tahun 2017.

“Berbagai event nasional dan internasional telah kita lakukan semata-mata untuk mengembalikan citra dan kepercayaan publik terhadap Ambon saat ini,” katanya.

Diketahui, ada empat Negara selain Indonesia selaku tuan rumah, telah mengutus finalisnya. yakni Negara Timor Leste, Malasyia, Myanmar dan Vietnam, dengan total finalis atau penyanyi yang akan berkompetisi sebanyak 130 orang. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top