Maluku Tengah

Kecam Pengadaan Mobil Baru, Ketua DPRD Malteng : Itu Untuk Operasional Unsur Pimpinan

Mobil DPRD Malteng

Masohi, Maluku- Belum lekang dari ingatan kita, dugaan mega korupsi DPRD Malteng. Lembaga rakyat di Kebupaten tertua di Maluku itu kembali diterpa isu “seksi”.  Kabarnya Ketua DPRD Malteng, Ibrahim Ruhunussa kembali  memenuhi syahwat memiliki “mobil mewah”, dengan membeli mobil Nisan Teana tipe terbaru.

Pengadaan mobil Nisan Teana yang tidak jelas urgensinya itu, diduga mencapai 500 juta rupiah. Mobil ini pun informasinya telah berada di kediaman Ruhunussa di Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Soleman Layn salah satu tokoh pemuda Malteng asal Leihitu menyesalkannya. Menurutnya jika hal itu benar, maka sangat disayangkan.

“Bukannya mobil dinas Toyota Fortunernya ada. Saya memang belum lihat mobil itu, tetapi dari desas desus di masyarakat Jasirah, katanya mobil itu sudah ada. Bagi kami ini sangat keterlaluan jika dugaan pengadaan mobil mewah itu benar” tandas Layn kepada media ini via telpon selulernya, Senin (14/8/2011).

“Mereka hanya mementingkan kepentingan mereka sendiri. Ini sungguh sangat disayangkan, apakah mereka tidak malu dengan kondisi Malteng yang masih tetap bertengger di urutan 10 besar Kabupaten termisikin di Indonesia ini. sungguh ini sangat ironis” sebutnya.

Hal senada juga ditegaskan Ketua Pusat Kajian Strategis dan pengembangan Sumber Daya Maluku (Pukat Seram) Fahry Asyathry. Dia mempertanyakan urgensi dugaan pengadaan kendaraan dinas ketua DPRD itu.

“Bukankah Mobil Dinas Ketua DPRD tipe Fortuner itu masih baik. mobil itupun baru seusia “balita”. apa urgensinya mereka mengadakan mobil baru lagi ? Jika memang ini benar adanya, menurut saya ini keterlaluan, sebab uang rakyat hanya di gelontorkan untuk memuaskan nafsu para legislator itu”tegasnya.

Dia menegaskan kabar adanya mobil dinas baru bermerek itu, memang sudah sampai ke telinga public. Dan kabarnya pun mobil itu sudah ada di rumah pribadi ketua DPRD Malteng di Kecamatan Leihitu.

“Sungguh sangat keterlaluan. Ditengah rakyat sedang menderita, masih memikirkan besok makan apa, mau sekolahkan anak pakai uang dari mana, wakilnya bersenang senang diatas kesusahaan rakyat. ini sungguh terlalu jika memang Mobdin mewah itu ada”Jelasnya.

Pengadaan mobil dinas tanpa ada urgensi dinilai sangat berlebihan. Bagi mereka, apa yang dilakukan Ketua DPRD Malteng, sangat kontras dengan pimpinan Kabupaten bertajuk Pamahanunusa itu. Pasalnya Bupati sebagai kepala Pemerintahan di daerah itu, tidak mendesak untuk mengadakan mobil baru.

“jika memang pengadaan mobil itu sengaja dilakukan untuk kepentingan akomodasi pimpinan DPRD dalam urusannya di Ambon, lantas kenapa Bupati tidak. Ini sangat menggelikan sekaligus berlebihan. Sebab uang rakyat atau uang negara hanya di kucurkan untuk memuaskan kesenangan pribadi para wakilnya saja. Mungkin bagi mereka biar rakyat mati yang penting kita happy.” Tandasnya Asyahtry.

Sementara Ketua DPRD Maluku Tengah, Ibrahim Ruhunussa yang dikonfirmasi INTIM NEWS, Senin (14/8/2017) mengelak pengadaan Mobil Dinas yang diduga mencapai setengah miliar rupiah itu untuk kepentingan pribadinya.

Dijelaskannya, pengadaan mobil mewah itu untuk memperlancar operasional (aktifitas) Pimpinan DPRD Malteng beserta Pimpinan Komisi-Komisi saat berada di Pulau Ambon.

“Kendaraan itu bukan kendaraan Dinas Ketua DPRD (Malteng), Kendaraan itu adalah kendaraan Sekretariat DPRD Malteng yang diperuntukan guna menunjang tugas kedinasan pimpinan, dan pimpinan komisi serta alat kelengkapan DPRD Malteng di ibu kota provinsi, “ ungkapnya.

“ Mobil itu sementara diurus surat suratnya di Ambon, dan untuk kenyamanan dan keamanan, (mobil itu) ditaruh di kediaman (saya) hingga proses pembuatan surat surat selesai, “ Tambah Ruhunussa. (IN-18/STW)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top