Seram Bagian Barat

Garda NKRI Maluku Siap “Ganyang” Ormas Intoleran

alan hehanussa

Piru,Maluku- Garda NKRI Maluku siap dideklarasikan untuk menepis sekaligus “Ganyang” gerakan-gerakan radikalisme, khususnya di Maluku. Dalam acara deklarasi GARDA NKRI, nanti akan melibatkan komponen mahasiswa dan pemuda sebagai benteng yang kokoh terhadap Idiologi Pancasila dan sebagai inisiator pendeklarasian di Maluku.

“kita akan melakukan sosialisasi dan kerjasama dengan TNI/POLRI maupun pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota, “

Hal ini diungkapkan salah satu inisiator yang juga merupakan Korwil Garda NKRI Maluku, Abdussalam Hehanussa di Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, (5/8/2017).

“Garda NKRI Maluku siap dideklarasikan untuk menepis sekaligus “Ganyang” gerakan-gerakan radikalisme, khususnya di Maluku. Dalam acara dekrasi GARDA NKRI nanti akan melibatkan komponen mahasiswa dan pemuda sebagai benteng yang kokoh terhadap Idiologi Pancasila dan sebagai inisiator pendeklarasian di Maluku. Kita akan melakukan sosialisasi dan kerjamasama dengan TNI/POLRI maupun pemerintah Provinsi dan kab/kota,” Ujar politisi muda Partai Golkar SBB ini.

Menurutnya, gerakan konkrit Garda NKRI adalah gerakan sosialisasi idiologi kemahasiswaan, pemuda dan pelajar agar memaksimalkan pengetahuan tentang idiologi, training-training kebangsaan di kalangan pemuda, mahasiswa dan para pelajar se Maluku. Karena Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati dan final.

“Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati dan sudah final, sehingga tidak boleh ada satu paham idiologi lain yang boleh bercokol di Republik Indonesia ini,” tegasnya.

Dikatakan, suasana politik terkini dengan adanya polarisasi isu SARA seakan makin mengkhawatirkan, olehnya itu, generasi muda dalam hal ini mahasiswa dan pemuda berinisiatif berkumpul pada Jambore dalam menanggapi isu-isu nasional.

“Harapan kita, Garda NKRI senantiasa melahirkan generasi-generasi yang paham akan idiologi Pancasila dan generasi muda merasa memiliki Bangsa Indonesia tanpa adanya keraguan dan gangguan-gangguan pola pikir terhadap Idiologi Pancasila dan seluruh generasi muda dapat mengamalkan Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara,” tuturnya.

Menurutnya, sebuah kewajiban menanamkan rasa idiologi generasi yang kuat terhadap Pancasila untuk keutuhan NKRI. Oleh karena itu, Garda NKRI ini juga akan melakukan gerakan pada bidang Ilmu dan Tekhnologi agar dapat meminimalisasi informasi hoax di Medsos dengan berbagai isu yang dapat merongrong kewibawaan bangsa dapat ditangkal sedini mungkin.

Lebih lanjut, Alan sapaan akrab Abdussalam Hehanussa katakan, saatnya MUI, FKUB Dan Ormas kepemudaan lainnya diajak bekerjasama dengan GARDA NKRI dalam pembinaan generasi.

“Kesadaran berbangsa dan mengikuti aturan-aturan yang berasazkan Pancasila tanpa dipengaruhi gerakan-gerakan dari luar. Kita melihat situasi politik nasional akhir-akhir ini yang melibatkan simbol-simbol agama menimbulkan keresahan generasi muda terhadap kelangsungan berbangsa. Olehnya, kita harus bersepakat membentul Garda NKRI menghimpun semua generasi lintas agama dalam wadah ini untuk tampil sebagai satu kesatuan,” pungkasnya. (IN-14/JSY)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top