Lintas Peristiwa

Berniat Menolong Teman, Remaja Gunung Nona Ambon Tewas Tenggelam

ilustrasi tenggelam

Ambon,Maluku – Peristiwa Nahas menimpa remaja 15 tahun warga Kawasan Gunung Nona, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Minggu (13/8/2017).

Remaja yang terdaftar sebagai siswa SMK Negeri 4 Ambon, yang belakangan diketahui bernama, Petrik Tahitu (19 tahun) tenggelam di pantai Tapal Kuda, Jln Dr.Malaiholo, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Informasi yang dihimpun INTIM NEWS, korban saat itu bersama rekan-rekannya masing masing, Mario Waturu (12 tahun), Orlando Agusten (15 Tahun), Valdo Takaria (15 Tahun), Tirsa Makmara (13 Tahun), Kaleb Helweldery (15 Tahun) jalan pagi ke pantai Tapal Kuda Ambon.

korban tenggelamSesampainya di pantai Tapal Kuda, korban berfoto bersama teman temannya, namun saat hendak kembali mereka mengurungkan niat dan memilih berenang terlebih dahulu di pantai Tapal Kuda.

Korban dan rekannya Orlando menceburkan diri kelaut, dan berenang ke tepi pantai. Keduanya mengajak rekan mereka atas nama Mario Waturu untuk lompat ke Dalam Air, namun Mario Waturu menolak ajakan Korban dengan alasan tak bisa berenang.

Entah kenapa Mario Waturu akhirnya menyanggupi ajakan keduanya. Korban yang sudah ada di dalam laut, melihat rekannya Mario yang menceburkan diri kelaut, langsung menyelam menolong Mario yang sudah tenggelam (karena tak bisa berenang).

Setelah berhasil menolong temannya, keduanya yang tengah kecapean di lautan langsung berteriak minta tolong. Rekan korbanatas nama Valdo Takaria langsung melompat kelaut untuk membantu Mario Waturu dan dibawa ke tepi pantai.

Saat Valdo membawa Mario ke tepi pantai, tanpa disadari korban sudah tenggelam. Rekannya Valdo yang sudah berada di tepi pantai menunggu korban namun tak juga sampai ke tepi pantai. Valdo pun mengira korban hanya berkelakar (pura-pura tenggelam).

Disaat bersamaan, anggota Denma Kodam atas nama Praka Romlus, dan Pratu Herman yang membersihkan Sampah di sekitar Pantai menemukan korban dan langsung membantu Korban untuk di naikkan ke Atas Speed Boat.

Saat dievakuasi, mulut korban sudah mengeluarkan Busa, kedua Anggota TNI yang mengevakuasi langsung mengambil tindakan pertolongan pertama dengan berusaha mengeluarkan air di perut korban (menekan dada korban).

Melihat Kondisi Korban yang sudah parah keduanya lantas mencari angkutan untuk mengevakuasi Korban di RSUD Dr. Haulussy Ambon bersama dengan dua rekannya Valdo Takaria dan Orlando Agusten.

Namun dalam perjalanan, korban menghembuskan nafas terakhirnya. Korban kini telah disemayamkan di rumah duka, RT 003/RW 007 Kelurahan Benteng, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. (IN-10)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top