Kesehatan

Persit Kartika Chandra Kirana PD XVI/Pattimura, Gelar Sosialisasi Pencegahaan Kanker Serviks

Ceramah-Kanker-Serviks-Ibu-Persit

Ambon, Maluku,- Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XVI/Pattimura, Ny Santi Doni Monardo saat membuka kegiatan sosialisasi  kesehatan tentang Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker serviks yang dibawakan oleh dr. Mangontang Sitorus, SpOG, MMRS Spesialis kanker serviks, sekaligus silaturahmi antara anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD XVI/Pattimura, yang berlangsung di Baileo Slamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya. Kegiatan ini  dilakukan, selain untuk menjalin silaturahmi,  bertujuan untuk saling tukar informasi, dan mempererat tali persaudaraan diantara sesama anggota Persit Kartika Chandra Kirana PD XVI/Pattimura.

Dalam ceramahnya, dr. Mangontang Sitorus menjelaskan, bahwa penyakit kanker mulut rahim atau yang disebut juga sebagai kanker serviks merupakan salah satu penyakit kanker yang paling ditakuti kaum wanita dan sudah menjadi momok. Kanker jenis ini menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita di dunia. Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atas pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.
Untuk mencegah timbulnya penyakit kanker mulut rahim ini, maka harus dilakukan pemeriksaan dan pencegahan dini.

Ceramah-Kanker-Serviks-Ibu-Persit-1Selain itu, dalam sambutannya ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XVI/Pattimura, Ny Santi Doni Monardo menambahkan, sebagai anggota Persit Kartika Chandra Kirana, para ibu harus menyadari bahwa tugas pertama dan utama adalah mendorong suami, sebagai istri atau pendamping seorang abdi negara, ibu harus dapat memotivasi suami agar dapat bekerja dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Bagi para ibu sekalian terbuka peluang selebar-lebarnya untuk mengaktualisasikan diri demi kualitas peran, kiprah dalam segala bidang kehidupan, sesuai dengan kapasitas dan kodrat sebagai pendamping setia suami.

“Seorang istri prajurit adalah seorang ibu dari anak-anaknya, ibu adalah pendidik utama dan pertama dalam keluarga untuk itu kita rawat, asuh dan didik anak-anaknya dengan penuh kesabaran dan kasih sayang jalin komunikasi yang efektif dan efisien dengan mereka, pahami watak dan kepribadiannya, tanamkan budi pekerti yang baik bagi putra putri kita, ajarkan mereka berdasarkan agama yang kita yakini sehingga menjadi anak yang sholeh dan sholeha,” katanya.

Selain itu, anak juga perlu pengawasan yang ekstra dari orang tuanya, untuk yang sedang tumbuh menginjak remaja jangan sampai anak-anak kita terpengaruh dengan obat-obatan terlarang seperti Narkoba, berikan juga pada anak kita pendidikan yang setinggi-tingginya, kemudian betapa pentingnya kesehatan keluarga, jadikan anak-anak kita menjadi anak-anak yang sehat dan cerdas dan berikan makanan yang bergizi kepada putra putri kita karena mereka masih dalam masa pertumbuhan, begitu juga ibu-ibu harus menjaga kesehatan dan selalu merawat diri agar tampil maksimal sehingga suami nyaman berada didekat kita.

Selain ceramah tentang bahaya penyakit kanker serviks, kemudian dilanjutkan dengan memberi vaksin (suntikan) pencegahan kepada ibu-ibu persit dan pemberian Pelakat dari Ketua Persit KCK PD XVI/Pattimura kepada dr. Mangontang Sitorus, SpOG, MMRS. (IN-10)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top