Kota Tual

Jelang Festival Meti Kei II, Destinasi Wisata Kota Tual Terus Dibenahi

20427659_1824537240894957_1139162563_n

Tual, Maluku.- Kepala Dinas Pariwisata Kota Tual, Sity Tamher yang didampingi perwakilan Kementerian Pariwisata, Bidang Perindustrian Pariwisata Republik Indonesia, Retno Darumurti dan 25 Mahasiswa Universitas Gaja Mada (UGM) Jogja menyambangi pulau Bair kemarin.
Rombongan yang bertolak dari pelabuhan desa Dullah Darat menggunakan speed boad milik dinas perhubungan Kota Tual.
Kepada Intim News, Kadis Pariwisata Kota Tual mengatakan tujuan dirinya bersama perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan 25 mahasiswa UGM ke pulau Bair, adalah untuk secara langsung mempromosikan destinasi wisata di Kota Tual.

“Kita tau sendirilah, pulau Bair ini kan merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kota Tual, yang lebih dikenal dengan Raja Ampat kedua setelah Irian (Papua). Nah, kalau kita punya raja ampat di Maluku. Jadi, kita membawa rombongan perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan 25 mahasiswa UGM ini, untuk mereka juga bisa membantu mempromosikan pulau bair agar lebih terkenal lagi,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga akan terus berupaya meningkatkan pelayanan di bidang sarana dan prasarana guna meningkatkan minat wisatawan yang akan berkunjung ke pulau Adranan dan juga pulau Bair termasuk lokasi-lokasi wisata yang ada di kota Tual.

Pulau-Bair“Kami akan memberikan nuansa yang ada di Bali, akan juga didapatkan di pulau Adranan dan Bair, seperti penyediaan jalan setapak. Hal ini bertujuan agar memudahkan para pengunjung ketika menuju lokasi wisata tersebut. Selain itu, kami juga akan memasang lampu-lampu taman di lokasi wisata dan menyediakan tempat tidur santai di setiap tepian pantai, ini akan segera direalisasikan pada tahun 2017 ini,” ujarnya.

Ditambahkan, selain fasilitas lampu jalan dan tempat santai, pihaknya juga akan meyediakan perahu-perahu kecil guna menghindari kerusakan terumbu karang dan biota laut yang ada di sekitar pantai pulau Bair dan Adranan. Karena pengunjung biasanya masuk ke areal lokasi wisata dengan Speed boad. Dengan demikian untuk mencegah hal tersebut pihaknya menyediakan perahu-perahu kecil agar pengunjung tidak akan masuk sampai ke dalam areal lokasi wisata. Selain itu fasilitas Air bersih serta ruang ganti bagi wisatawan sudah kami sediakan, ungkapnya.

Hal ini juga di persiapkan mengingat dalam waktu dekat nanti Pemerintah di kedua Daerah yakni Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, akan mengadakan event Festival Meti Kei ke -2. Pada bulan Oktober 2018 mendatang.
Untuk itu Kepala Dinas Pariwisata Kota Tual ini sangat berharap agar kiranya, Pemerintah Kota Tual melalui Dinas Pariwisata yang di pimpinnya, serta Kementerian Pariwisata, agar dapat membantu Pariwisata Kota Tual, guna meningkatkan sarana dan prasarana serta fasilitas pendukung yang masih sangat membutuhkan bantuan guna menjawab kekurangan yang ada. (CR-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top