Hukum & Kriminal

Jaksa Periksa Fisik Bangunan Terminal Transit Passo

Pembangunan Transit Passo

Ambon,Maluku- Sebagai bentuk tindak lanjut dari tahap penyidikan pemeriksaan kasus dugaan korupsi proyek mangkrak pembangunan terminal transit tipe-B yang berlokasi di Desa Passo, Kecamatan Bagula, Kota Ambon, Provinsi Maluku, yang menghabiskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2015 dari Kementerian Perhubungan RI sekitar Rp. 55.000.344.985, Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Maluku yang diketuai oleh Rahmadani,SH, melakukan pemeriksaan fisik bangunan terminal transit Passo, Rabu (17/07/2017).

Dalam pemeriksaan fisik tersebut Penyidik Kejati Maluku yang beranggotakan 9 Jaksa itu, juga melibatan saksi-saksi yang mengetahui pembangunan terminal transit Passo. Saksi saksi yang dihadirkan masing masing Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon Piter Saimima, Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Angganoto Ura, Direksi PT Remedial Utama, Amir Gayus Latuconsina, Konsultan Pengawasan Jhon Luki, Direksi Lapangan dari Pemerintah Kota Melly Matihelamalu.

Selain saksi-saksi, Tim Penyidik Kejati Maluku juga menghadirkan Tim Ahli dari Politeknik Negeri Ambon jurusan Teknis Sipil.

” Kegiatan hari ini kita lakukan dengan pemeriksaan semua titik-titik yang termuat dalam kontrak kerja pembangunan terminal transit Passo tahun 2007-2015,” Ungkap Rahmadani.

Lebih lanjut dikatakan, adapun para pihak yang ikut serta dalam pengecekan fisik pembangunan terminal transit Passo tipe-B , ahli konstruksi dari Tim Penyidik Kejati Maluku.

Pemeriksaan dimulai Pukul 11.40 dan berakhir pukul 13.20 Wit. Pemeriksaan fisik bangunan dimulai dari pengecekan mutu beton dengan menggunakan alat Hamer test pada tiang-tiang penyangga pada setiap sudut ruangan A dalam bangunan terminal transit Passo.

Pengecekan mutu beton dengan menggunakan alat Hamer Test yang digunakan oleh ahli konstruksi, untuk memastikan kondisi bangunan khususnya kualitas campuran material.

Pukul 14.00 Wit pemeriksaan berlanjut dengan pemeriksaan jembatan penyeberangan, ruangan kedatangan dan ruangan keberangkatan yang mana dari setiap ruangan-ruangan yang dilakukan pemeriksaan adalah jarak dari tiang-tiang penyanggah gedung dalam bangunan terminal Transit.

Pemeriksaan akan dilanjutkan, Kamis (20/07/2017) oleh Tim Penyidik Kejati Maluku, bersama saksi-saksi, konsultan pengawasan maupun ahli konstruksi dari Politeknik Negeri Ambon. (IN-10)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top