Hukum & Kriminal

Operasi Rahmadniya Siwalima Tahun 2017 Turunkan Tingkat Laka Lantas

Kasat Lantas

Ambon, Maluku- Kesadaran untuk mematuhi aturan-aturan berlalu lintas menjadi suatu keharusan yang dilakukan oleh setiap Warga Indonesia tak terkecuali di Maluku. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tingkat kecelakaan yang sering terjadi akibat dari kelalaian pengendara dan pengemudi. Untuk itulah selaku abdi Negara yang bertugas melindungi dan mengayomi Masyarakat, pihak Kepolisian dalam upaya untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas melalui penyuluhan-penyuluhan kesedaran berlalu lintas maupun operasi-operasi pengamanan dalam perayaan hari besar keagamaan. Di Indonesia khususnya di Maluku yang dikenal dengan sebutan Operasi Rahmadniya Siwalima tahun 2017.

Kasat Lantas Polres Pulau Ambon dan P.P Lease AKP Mohhamad Bambang Setiawan, S.I.K saat ditemui Wartawan diruangan kerjanya, Kamis (29/06/2017) mengatakan, upaya untuk mengurangi tingginya kecelakaan lalu lintas terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas Polres Pulau Ambon dan P.P Lease dalam operasi bersama dengan aparat gabungan TNI dan Polri yang dikemas dengan nama operasi Rahmadniya Siwalima tahun 2017. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tingginya kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Maluku khususnya Kota Ambon akibat balapan liar,maupun pengadara yang dipengaruhi minuman beralkohol.

“ Jadi untuk evaluasi pengaman Rahmadniya tahun 2017 bila dibandingkan dengan tahun 2016 untuk jumlah kejadian Laka Lantas ditahun 2016 sebanyak 16 kali kejadian selama 10 hari, untuk 2017 hanya 6 kali dengan presntasinya menurun senilai 62%. Untuk korban meninggal dunia tahun 2016 sebanyak 3 orang, tahun 2017, 2 orang, dengan trennya mengalami penurunan sebanyak 33%, Luka Berat , tahun 2016 sebanyak 16, tahun 2017 sebanyak 4 orang turun sebanyak 75%, Untuk tahun 2016, korban luka ringan sebanyak 7 orang, tahun 2017 sebanyak 6 orang turun sebesar 14 %, Untuk korban Materil tahun 2016 senilai 47.300.000, tahun 2017 senilai 26.000.000 dengan presentasi penurunan senilai 45%,” Ungkapnya.

Secara menyeluruh Operasi Rahmadniya tahun 2017 terhitung dari 6 Bulan terakhir sesuai dengan catatan dari Satuan Polres Pulau Ambon dan P.P Lease baik korban yang meninggal dunia, korban luka berat, luka ringan dan kehilangan Meteril mengalami penurunan drastis bila dibandingkan di tahun 2016. (IN-10)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top