Seram Bagian Timur

Jelang Idul Fitri, Pemkab SBT Gelar Mudik Gratis

DIshub

Bula,Maluku- Menjelang arus mudik lebaran tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seram Bagian Timur (SBT) menggelar program mudik gratis bagi masyarakat kurang mampu di daerah itu. Untuk mengangkut para pemudik jelang keberangkatan, Dinas Perhubungan setempat menyiapkan sejumlah armada, baik armada laut maupun darat. Hal ini disampaikan kepala dinas perhubungan SBT, M. Ramli Kilwrany kepada wartawan diruang kerjanya, Sabtu, (17/6).

Dikatakan, saat ini pihaknya menyiapkan tiga armada laut dan sejumlah angkutan darat. Ketiga armada laut yang disiapkan yakni KMP. Bobot Masiwang, KM. Alis Mulia dan KM. Fajar Baru. Ketiga angkutan laut tersebut disiapkan untuk melayani pemudik yang berasal dari wilayah pulau-pulau yakni Geser, Gorom, Kesuy dan Teor.

“Untuk laut kita siapkan tiga armada, Bobot Masiwang, Alis Mulia dan Fajar Baru. Untuk hari ini kita buka pendaftaran untuk Bobot Masiwang dan Alis Mulia kemudian nanti Fajar (KM. Fajar Baru) hari Senin kita kordinasi dulu kalau jadwalnya pasti baru kita buka, “ungkap Kilwarani

Sementara untuk jalur darat, dinas perhubungan juga telah menyiapkan sejumlah kendaraan untuk melayani penumpang yang ingin melakukan mudik ke wilayah Kecamatan Tutuktolu, Kian Darat, Lian Vitu, Werinama dan Siwalalat.

“Kalau jalur darat kita fasilitasi mudik gratis untuk masyarakat di Siwalalat, Werinama, Kian Darat, Tutuktolu sampai Lian Vitu, “katanya.

Dikatakan, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang terutama pemudik yang menggunakan angkutan darat, pihaknya akan menambah sejumlah armada. Penambahan armada darat akan dilakukan jelang hari-hari terakhir proses keberangkatan.

Sementara untuk penambahan armada laut terkendala dengan keterbatasan armada yang beroperasi di wilayah SBT. Selain itu, pihaknya juga menyesuaikan dengan kondisi alam dan waktu keberangkatan yang semakin sempit.

“Kalau darat sih bisa, cuma kalau laut tidak mungkin lagi, karna keadaan laut dan waktu yang semakin sempit dan keterbatasan armada sehingga 3 armada itu yang bisa kita pakai. Kalau ada kapal lain itu jadwalnya juga tidak teratur, “jelas dia.

Kata dia, untuk mendapat fasilitas mudik gartis tersebut, masyarakat harus mendaftarakan diri didinas perhubungan setempat dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk memperoleh tiket yang akan dibawah sebagai bukti peserta mudik gratis. Selain itu, program mudik gratis tersebut hanya diperuntuhkan bagi masyarakat yang kurang mampu didaerah itu. Para pegawai negeri sipil tidak diperbolehkan mengikuti program tersebut.

“Kita pakai kartu, jadi itu sebagai bukti manifest yang akan kita serahkan ke pihak kapal. Daftar pakai KTP, PNS tidak boleh ikut program mudik gratis. Kami juga kerjasama dengan pihak kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan sebelum naik kapal, “katanya. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top