Militer

Tabur “Emas Hijau” Kodam XVI/Pattimura Kelola SDA Maluku

18261233_1450243964998886_1727274204_o

Ambon, Maluku- Kekayaan serta kemasyuran alam Maluku yang begitu melimpah menjadikan provinsi dengan julukan negeri Raja- Raja tersebut menjadi daerah perebutan kekuasaan rempah-rempah oleh Bangsa Belanda dan Bangsa Eropa lainya saat zaman kolonial.

Untuk itulah dalam rangka mengelola alam Maluku yang kaya akan sumber daya alamnya, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen Doni Monardo mencanangkan sebuah program emas hijau yang dilakuan dengan penanaman tanaman-tanaman keras dengan tujuan untuk mengolah dan memberdayakan akan potensi kekayaan alam yang ada di Bumi Maluku.

Program “Emas Hijau” yang dicanangkan oleh Pangdam XVI/Pattimura tersebut berupa pemanfaatan potensi alam yang tersedia di Maluku seperti tanaman buah-buahan dan tanaman keras yang menjadi prioritas tersendiri bagi satuan tugas Tentara Manunggal Membanguan Desa (TMMD) yang ke -98 yang berguna untuk membantu masyarakat desa dengan melakukan pembibitan tanaman di Desa Amahusu, Latuhalat, Hutumuri dan Hukurila.

Kepala Penerangan Komando Resort Militer (Kapenrem) Korem 151/Binaiya, Mayor Czi,Gerald. N.L. Tobing kepada Intim News, Senin (01/05), mengatakan Program emas hijau yang digalakan oleh Pangdam XVI Pattimura dan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) TMMD dapat membantu masyarakat dalam melakukan pembibitan tanaman.

“Bibit tanaman yang diberikan oleh Satgas TMMD dalam pelaksanaan program emas Hijau Kodam XVI Pattimura dalam jumlah yang cukup besar untuk setiap desa dengan total keseluruhan sebanyak 1000 bibit. Selain melakukan proses pembibitan kepada 1000 bibit tanaman kepada masyarakat, Satgas TMMD juga memberikan bimbingan langsung kepada masyarakat mengenai bagaimana menanam dan merawat bibit-bibit tanaman yang ada sehingga dapat memberikan hasil bagi masyarakat,” ungkap Tobing.

Menurutnya, kegiatan pembibitan tanaman dilakukan oleh satgas TMMD bersama masyarakat dilakukan setelah pekerjaan fisik TMMD rampung seluruhnya. Sehingga sisa waktu yang ada digunakan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jenis bibit tanaman buah yang diterima masyarakat desa terdiri dari bibit buah Lemon, buah Pala, bjuah Gandaria, buah Alpukat, buah Matoa, buah Durian, buah Sukun, buah Duku dan beberapa jenis tanaman lainnya,” ucap perwira berpangkat satu melati dipundaknya ini. (IN-10)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top