Maluku

Semangat Pattimura, Harus Jadi Point Hadapi Tantangan MEA

18492192_1877407502521654_1919022878_n

AMBON,MALUKU- Semangat Kapitan Pattimura, harus menjadi point untuk menghadapi derasnya tantangan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Ada juga Blok Masela yang menyimpan berjuta-juta kekayaan, bahkan masih banyak agenda penting lainnya, yang harus ditangani dan dikelola secara prioritas.

“Sebab prioritas tanpa kualitas adalah ketertinggalan. Dan kualitas tanpa kerja adalah kemalangan,”ujar Gubernur Maluku Said Assagaff pada acara peringatan Hari Pattimura ke-200, di Kota Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (15/05).

Gubernur katakan, dengan merayakan dua abad Pahlawan Nasional Pattimura, maka kita ada dalam gerakan tumbuhkan peradaban merdeka demi mewujudkan masyarakat sejahtera.

“Artinya melalui perayaan ini, saya ingin merangsang masyarakat di pulau-pulau lain, agar event-event historis, kultural, dan sosial yang bernilai luhur harus digali, supaya apa yang kita kerjakan tidak menjadi retorika sejarah,” ajaknya.

Menurutnya, dia pernah mengatakan di tempat tersebut, bahwa sudah saatnya Kota Ambon dikembangkan sebagai Pintu Masuk dan Lalu Lintas Pariwisata. Lalu Pulau-pulau di luarnya, haruslah dibangun sebagai potensi pariwisata yang unggul.

“Dengan demikian, pilihan pulang merayakan Hari Pattimura di Kota Saparua, adalah kebutuhan untuk menumbuhkan Sama Rasa dan Rasa Sama,” katanya .

Dia berharap, semoga kebijakan Pemerintah Provinsi Maluku dalam menyiapkan SDM , untuk rentang waktu ke depan, bisa menjawab kebutuhan ini.

“Memang tidak ada harga atas waktu, tapi waktu itu sangat berharga. Memiliki waktu tidak membuat dan menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan,” ujarnya.

Lebih lanjut Gubernur mengingatkan, sejarah adalah sebuah keabadian, karena semua kita akan menjadi bagian dari sejarah itu.

“Sejarah juga adalah bagian dari mada lalu, tapi atasnya ia tidak akan pernah terkubur. Dengan belajar sejarah, kita mengenal masa lalu, dan tumbuhkan harapan untuk membangun masa depan,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, atas nama Pemda Maluku, Gubernur menyambut gembira dan bangga, atas bertambahnya usia Kodam XVI/Pattimura, yang saat ini berusia 18 tahun.

Pada perayaan Hari Pattimura ke-200 ini, Gubernur juga meresmikan patung Pattimura dan meluncurkan perangko Pattimura.

“Ini menunjukkan ketokohannya atas sebuah simbol perlawanan orang Maluku terhadap ketidakadilan dan penindasan,” tegasnya. (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top