Militer

Peran Babinsa Wujudkan Perdamaian Di Maluku

TNI

AMBON, MALUKU.- Peranan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menjaga perdamaian dan keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi Negara dalam memberi dukungan dan kerja sama membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai penyelesaian konflik yang terjadi disetiap wilayah NKRI.

Untuk itulah dalam meningkatkan peranan sebagai penjaga perdamaian disetiap wilayah teritorial Maluku, maka Komando Resort Militer (Korem) 151/ Binaiya yang memiliki satuan kerja yakni Komando Distrik Militer (Kodim) 1504/Ambon melalui program Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang ada pada setiap Komando Rayon Militer (Koramil) di Wilayah Kecamatan yang ada di Maluku.

Selaku perantara penyelesaian setiap konflik di Maluku, peranan babinsa juga diharuskan mampu menjalin kerja sama yang baik dengan semua elemen masyarakat yang ada pada setiap desa di Maluku.

” Selaku Babinsa di Desa yang sering terjadi konflik, tugas dan tanggung jawab kami membantu masyarakat menyelesaikan konflik dengan kerja sama bersama anggota kamtibmas dari Kepolisian, selain itu juga saya memberikan sosialisai dan pemahaman-pemahaman kepada masyarakat mengenai kesadaran dalam menciptakan perdamain selaku orang bersaudara yang ada di Maluku,” ungkap Sertu Marthin Reawaru, Babinsa 1504-07 Desa Aboru Kecamatan Haruku Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), kepada Intim News, Selasa (16/5).

Menurutnya pada wilayah yang sering terjadi konflik, peranan babinsa tidak hanya selaku petugas pengamanan dalam mengatasi konflik, akan tetapi harus mampu menjalin hubungan kerja sama dengan semua masyarakat dan aparatur pemerintah daerah setempat dalam penyelesaian konflik secara damai.

Dikatakannya, selaku babinsa yang berada dibawah Koramil 1504-07/ Haruku, banyak keterbatasan yang dihadapi seperti keterbatasan komunikasi ,sehingga seringkali penyampaian informasi secara langsung kepada atasan mengenai masalah-masalah yang terjadi di masyarakat tidak ditanggapi secara langsung oleh atasan.

” Memang keterbatasan penyampaian secara langsung kepada atasan sering kali terhambat karena lokasi yang sangat terisolir, sehingga informasi yang disampaikan secara langsung, penyelesaian masalah yang sering terjadi di masyarakat adalah saya harus berkoordinasi secara manual dengan pemerintah desa,” ucapnya.

Dirinya berharap melalui program-program yang telah dilakukan oleh babinsa yang ditempatkan disetiap wilayah Koramil dalam Satuan Kodim 1504/Ambon dapat memberikan situasi perdamaian di Maluku.  (IN-10)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top