Maluku Tenggara

OMK Malra Gelar Aksi 1000 Lilin Untuk Ahok

malam seribu lilin2

LANGGUR,MALUKU– Orang Muda Katolik (OMK) Kabupaten Maluku Tenggara (Kepulauan Kei) menggelar aksi solidaritas 1000 lilin untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang berlangasung di Langgur, Kamis (11/5/2017) pukul 20.21 WIT.
Aksi 1000 lilin ini bertujuan untuk memberikan dukungan terhadap Ahok, yang digelar oleh OMK Maluku Tenggara.

“Mereka datang kepada saya dan menyampaikan kekecewaan mereka terhadap kondisi keadilan yang terjadi di Indonesia saat ini khususnya terhadap kasus Ahok yang divonis 2 tahun penkara oleh majelis hakim dalam kasus penistaan agama kemarin”, Kata Pastor Jack Renrusun MSC, kepada INTIM NEWS di Langgur disela-sela aksi solidaritas 1000 lilin itu.

Selain itu, mewakili, OMK Pastor Jack Renrusun juga menilai, ada banyak hal tentang keadilan hukum yang sudah melenceng dari semangat nasionalisme dan semangat NKRI. Jika dicermati bersama, vonis 2 tahun yang di berikan majelis hakim kepada Basuki Tjahaja Purnama ada keganjalan dan jelas-jelas tidak ada keadilan sama sekali dalam putusan itu.

malam seribu lilin“Bayangkan saja, keputusan Jaksa Penuntut Umum (JPU) berbanding terbalik dengan keputusan majelis hakim. Ini baru pernah terjadi, karena keputusan JPU tidak berlaku, tidak menjadi sampel terhadap tuntutan majelis hakim, dan kita (OMK) sangat menyesalkan hal ini,”Ucap Renrusun.

Dikatakan, ada rasa kekecewaan terhadap hukum di NKRI yang jauh dari keadilan. Walaupun ada kekecewaan terhadap putusan hakim tersebut, tapi sebagai anak bangsa yang taat hukum dia mengajak seluruh Ahokers dan masyarakat menghargai keputusan tersebut.

Dia berharap, kaum muda yang tergabung dalam OMK ini bisa menyadari bagaimana belajar bertindak adil, bagaimana mereka harus berjiwa besar untuk menerima suatu kenyataan.

“Saya salut dan apresiasi dengan aksi 1000 lilin ini, karena mereka (OMK) mempunyai solidaritas yang baik terhadap masalah yang akhir-akhir ini terjadi di NKRI, mereka juga sudah menyadari tentang arti sebuah nasionalisme ke-Indonesiaan. Karena mereka ingin Indonesia ini menjadi Indonesia yang dicintai dan menerima perbedaan tidak mengutamakan kekerasan,” imbuhnya. (IN-11)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top

This site is protected by wp-copyrightpro.com