Militer

LANTAMAL IX AMBON EVAKUASI WARGA BATU KONENG

18362106_1457209037635712_1158841199_o

AMBON,MALUKU- Kisruh antar dua masyarakat berbeda wilayah, yakni Desa Hitu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah dan masyarakat Dusun Batu Koneng, Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon membuat tegang kedua wilayah yang bertikai. Buktinya, masyarakat Dusun Batu Koneng telah mengungsi di lokasi lokasi yang dianggap aman seperti Markas Seni Tempur Kodam XVI Pattimura di Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon,kota Ambon, Sabtu (6/5).

18362381_1457209027635713_948414197_oTak hanya markas Den Zipur V Kodam XVI Pattimura, namun Lantamal IX Ambon juga menjadi tempat mengungsi masyarakat Dusun Batu Koneng.

Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IX mengevakuasi sebanyak 60 warga Desa Batu Koneng Kecamatan Teluk Ambon. Warga yang terdiri dari 53 orang dewasa dan anak – anak serta 7 balita tersebut terpaksa mengungsi ke Lantamal IX akibat bentrok antar warga yang terjadi di kawasan Batu Koneng.

Evakuasi melalui jalan darat dilakukan dengan menggunakan truk TNI AL dengan mengangkut 11 warga Batu Koneng yang sebelumnya mengungsi di Desa Telaga Kodok Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Sedangkan jalur laut dengan menggunakan Sea Reader di Dermaga Pelabuhan Desa Poka menuju Dermaga Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal IX dengan pengawalan personel Lantamal IX bersenjata lengkap untuk selanjutnya para pengungsi di data di Marshailling Area Lantamal IX.

18339560_1457209064302376_42398566_o

Di tempat pengungsian para warga di berikan dukungan kesehatan dari Dinas Kesehatan Lantamal IX dan fasilitas lainnya. Sedangkan Dinas Sosial Provinsi Maluku memberikan bantuan berupa dukungan logistik, selain itu akan didukung 2 buah tenda utama, 1 buah tenda kesehatan dan selimut serta matras.

Pada kesempatan tersebut Komandan Lantamal IX Laksamana Pertama TNI Nur Singgih Prihartono, S.E., M. Tr (Han) menekankan kepada seluruh jajaran harus nasionalis, tidak ada perbedaan agama maupun suku dan berikan kenyamanan serta keamanan bagi para pengungsi. (IN-01/IN-10)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top