Pendidikan

IIUN KABUPATEN/KOTA DI MALUKU MASIH RENDAH

18253904_1871608189768252_1975185317_n

AMBON,MALUKU- Sudah memasuki tahun 2017,nyatanya dari segi kejujuran dalam pelaksanaan UN, masih terdapat beberapa kabupaten/kota mendapat Indeks Integritas sekolah pelaksanaan UN Indeks Integritas Ujian Nasional ( IIUN) di Maluku masih rendah. Bahkan,yang menjadi miris adalah terjadi hubungan terbalik antara nilai ujian nasional dengan indeks integritas.Hubungan tersebut,adalah jika nilai UN tinggi maka indeks integritas rendah dan sebaliknya jika indeks integritas tinggi maka nilai UN rendah.

Demikian sepenggal kalimat oleh Gubernur Maluku dalam sambutan tertulisnya,yang dibacakan oleh Maritje Lopulalan selaku Assisten II Setda Maluku di SMPN 6 Ambon saat pembukaan sampul pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),Selasa (02/05).

“Terhadap anomali ini,mestinya kita bertekad untuk memperbaiki performa pelaksanaan UN tahun 2017 ini,sehingga kita sukses baik dalam perencanaan,pelaksanaan maupun sukses dalam hasil UN dengan memiliki nilai UN yang tinggi juga Indeks integritas yang tinggi pula,”ajaknya.

Gubernur berharap,agar para siswa-siswi yang akan mengikuti UN saat ini,untuk tidak terbebani dengan penyelenggaraan ujian yang akan diikuti.Karena,pada dasarnya ujian ini merupakan evaluasi terhadap proses pendidikan dan pengajaran yang selama ini telah diterima,yang sesuai dengan kurikulum yang telah ditetapkan secara nasional.

“Kerjakanlah soal-soal ujian yang diujikan secara berintegritas yaitu dengan penuh rasa tanggung jawab,teliti,jujur,serta rasa percaya diri dan hinders hal-hal yang tidak semestinya saat ujian berlangsung.Yakinlah jika kalian telah belajar dan mempersiapkan diri dengan baik maka hasil yang akan kalian peroleh akan baik pula.Ingatlah bahwa tidak ada perjuangan yang sia-sia.Teruslah belajar dan jangan menyerah untuk meraih cita-cita kalian,”harap Gubernur.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Gubernur,tahun 2017 siswa/siswi yang mengikuti UN di Maluku sebanyak 714 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 32.242 siswa.Dari jumlah tersebut, 23 sekolah dengan jumlah 3.386 siswa laksanakan UNBK,sedangkan 691 sekolah dengan 28.856 siswa laksanakan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top