Seram Bagian Barat

Bupati SBB Ajak Masyarakat Tanggalkan Perbedaan Saat Pilkada Lalu

Foto Pisah Sambut

SBB, MALUKU- Pisah sambut dari penjabat Bupati Ujir Halid kepada Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) berlangsung di pandopo Bupati, jalan J,F,Puttileihalat ini dimaknai oleh penjabat Bupati, Ujir Halid sebagai bentuk kebersamaan yang harus dibangun secara bersama sama Cooling Down yang adalah bagian dari memupuk kembali rasa persatuan dan kesatuan diantara masyarakat SBB.

“Perbedaan pandangan, pilihan idola, dan warna pada pesta demokrasi pemilihan kepala daerah hendaklah kita tinggalkan, karena masih banyak permasalahan yang harus dibenahi bersama,”kata Halid.

Kini, masyarakat SBB telah memiliki Bupati dan Wakil Baupati definitive yakni Drs,H. M Yasin Payapo. Mpd dan Timotius Akerina SE,MSI, yang bukan hanya dimiliki oleh sebagian orang, namun kepada masyarakat SBB yang telah memberikan kepercayaan “PAR KASE BAE SBB” yang merupakan pesan politik yang mereka janjikan saat kampanye Pilkada kemarin.

Membangun dan menata kembali SBB, membutuhkan  semua elemen masyarakat dan dukungan dari pemerintah, legislatif, TNI, dan Polri sehingga suasana aman dan kondusif .

Ditambahkaannya, agar menghindari pertentangan atau perselisihan, sebab semuanya itu pada akhirnya akan memperkeruh suasana dalam menata, membangun, memperbaiki, meningkatkan atau berinovasi untuk sebuah perubahan, perbedaan dan keragaman adalah kekuatan yang dimiliki yang dapat menjadi peluang untuk mengatasi ancaman dan hambatan demi kemajuan kabupaten SBB.

Ucapan terimakasih dan apresiasi dialamatkan  kepada Ujir Halid yang telah memimpin SBB sebagai penjabat lebih kurang tujuh bulan, telah melaksanakan tugas dengan baik dan ikhlas bagi kabupaten SBB.

“ Sekarang, SBB telah memiliki Bupati dan wakil Bupati karena itu kami minta dukungan dari semua elemen dan semua stakeholders untuk bersama-sama kita membangun SBB untuk menjadi lebih baik. Kami bukanlah milik sekelompok orang tertentu saja, tetapi milik seluruh masyarakat SBB. Perbedaan idola dan warna hendaklah kita tinggalkan,” tutup Payapo (IN-13)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top