Hukum & Kriminal

17 Ton Batu Cinabar Ilegal Disita Aparat Keamanan SBB

18261269_1686641361637822_662712468_o

SBB,Maluku- 17 Ton Batu Cinabar illegal asal Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) disita oleh aparat keamanan 2 Mei 2017 Pukul 6:30 Wit. Pantauan INTIM NEWS, Batu Cinabar yang disita oleh aparat gabungan kemarin diduga adalah milik dari Abd Manaf Kaliky warga Dusun Waiputih (Tanjung sial).

Penyitaan material Batu Cinabar dilakukan oleh gabungan aparat keamanan, yang terdiri dari Polsek Huamual, Koramil Piru, Satgas Yonif 726/TML. Dalam penyitaan itu, turut hadir Kapolsek Huamual, Ipda Idris Mukadar S.Hi, Kapten Inf Ato Laturake (Danramil 1502-07/Piru) dan Lettu Inf Iskandar (Danpos Luhu Satgas Yonif 726/TML.

18261358_1686641371637821_668380086_o

Terlihat kurang lebih 20 Anggota dari Gabungan TNI/Polri turut menyita 445 karung Material Batu Cinabar di Dusun Waiputih (Tanjung sial). Hanya saja, saat penangkapan berlangsung Abd Manaf Kaliki tidak berada ditempat meliankan Kaulan Kaliki selaku penanggungjawab pemgumpulan matrial untuk diletakan pada tempat penampungan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun saat proses pengkapan, ternyata material batu Cinabar di timbun dan dikumpulkan kurang lebih 2 bulan dan diperkirakan telah mencapai 17 ton. Barang terlarang yang didapat dari hasil kucing-kucingan dengan aparat itu, direncakan akan dibawa kabur ke luar Wilayah Maluku.

Cara untuk mendapat batu Cinabar tidak terlalu sulit namun butuh keberanian dan jaringan dengan penambang di Desa Iha, maka harga Rp. 160.000,per/kg bisa didapat.

Usai melakukan penangkapan, material batu Cinabar langsung diangkut menggunakan transportasi laut berupa (2 unit kapal) menuju Pelabuhan Luhu untuk diamankan sementara oleh aparat keamanan.

Sekitar Pukul 14.00 WIT material tersebut langsung diangkut menuju Pelabuhan Tahoku oleh Kapolsek Huamual, Danpos Luhu Satgas Yonif 726/TML untuk diserah terimakan kepada Polres Ambon untuk penanganan selanjutnya. Saat ini material batu Cinabar dengan kuantitas 17 Ton itu, telah diamankan di Polres P.Ambon dan P.P.Lease. (IN-13)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top