Seram Bagian Barat

Uang Penjagaan Anggota Sat Pol PP SBB Diduga Ditilep Bendahara

Sat Pol PP

SBB,Maluku- Anggaran penjagaan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Seram Bagian Barat diduga ditilep oleh bendahara Satuan penegak Perda itu.

Uang penjagaan yang biasanya didapat tiap bulannya berkisar Rp.400 ribu per bulannya, oleh bendahara dipangkas hingga kisaran Rp. 50 ribu hingga Rp.300 ribu, tanpa sepengetahuan anggota Sat Pol PP. Pemotongan anggaran penjagaan itu, dilakukan tanpa ada pemberitahuan untuk apa uang itu dipotong.

“Katorang uang jaga dipangkas oleh bendahara Neny Tanisan, 50 sampai dengan 300 ribu tanpa ada pertemuan dengan katorang para anggota sat pol PP untuk pemotongan uang jaga tersebut, “terangnya.

Lanjut sumber, bagian Pemadam Kebakaran (Damkar) SBB yang tidak terlibat dalam penjagaan, juga ikut kecipratan anggaran penjagaan.

“Damkar mereka ikut dapatkan uang jaga sama seperti anggota Sat Pol PP, dan mereka dapat full tidak ada potongan dari pihak bendahara. ini ada apa lagi,“ Tanya dia bingung.

Yang jadi pertanyaan, kemanakah aliran anggaran pemotongan anggaran penjagaan? Dipakai untuk kebijakan apa ?

“ Jika itu kebijakan pimpinan, itu dipakai untuk apa? Kalau dipotong karena ada sanksi bagi anggota Sat Pol PP, mengalir kemana uang yang dipotong itu? Apakah dikembalikan ke kas daerah ? Saya rasa itu tidak mungkin. Kami akan melaporkan hal ini ke Pak Sekda SBB, “ ancam sumber. (IN-13)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top