Politik

TANPA RAKYAT,PARPOL TAK MILIKI LEGITIMASI DAN PERAN

PKB

AMBON,MALUKU- Gubernur Maluku, Said Assagaff dalam sambutannya mengungkapkan, tanpa rakyat Partai Politik (Parpol) tidak akan memiliki legitimasi dan peran apa-apa.
Sepenggal kalimat dari sambutan Gubernur ini disampaikannya saat menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) IV, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Islamic Center Ambon, Rabu (05/04).
Pasalnya, benarlah apa yang dikatakan Gus Dur, bahwa Parpol yang tidak bisa merebut hati rakyat, tentu tidak akan bisa merebut kekuasaan.

“Tanpa rakyat, Parpol btidak akan memiliki Legitimasi dan peran apa-apa. Maka, benarlah apa yang dikatakan Gus Dur bahwa “Partai politik tidak bisa merebut hati rakyat, tentu tidak akan bisa merebut kekuasaan”. Hal ini perlu terus kita renungkan, agar aktifitas politik praktis yang dilakukan semua Parpol di daerah ini, tidak menciptakan jarak dan dari demarkasi dari aspirasi dan kepentingan rakyat, yang dapat melegitimasi peran politik dalam proses demokrasi,” ucapnya.

Saya juga lanjut Gubernur, sangat mengapresiasi tema yang dikedepankan oleh pengurus Wilayah PKB dalam Muswil IV kali ini,yakni “Meneguhkan PKB Pembela Rakyat”. Tema tersebut mungkin cukup singkat tetapi merefleksikan makna yang dalam dan semangat yang kuat untuk selalu berpihak dan membela kepentingan rakyat.

“Saya berharap, Muswil IV PKB 2017 ini dapat berjalan lancar dan sukses serta melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang visioner yang dapat mewujudkan amanat penderitaan rakyat. Demikian juga dapat melahirkan program-program kerja Partai yang dapat mendukung proses pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Maluku,” harapnya.

Gubernur menambahkan, kepada seluruh keluarga besar PKB untuk terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa dan Negara, apresiasi atas sumbangsih PKB sebagai salah satu parpol yang telah menjadi mitra yang hebat bagi Pemda dalam proses pembangunan demokrasi di Maluku.

Muswil IV tahun 2017 dibuka oleh Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar. Dan turut hadir dalam acara tersebut adalah mantan Menteri Desa Tertinggal Marwan Djafar, Ketua Bapilu pusat, Anggota DPR RI dapil Maluku Rohani Vanath, Pengurus Wilayah PKB Maluku, para anggota DPRD Provinsi/kabupaten/kota se-Maluku serta kader-kader PKB . (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top