Politik

SBY Fatwa Fatlolon Calon Ketua DPD PD Maluku

Demokrat

AMBON, MALUKU- Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) memberikan fatwa kepada Bupati terpilih Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) Petrus Fatlolon untuk mengikuti teknis pemilihan Calon Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat periode berikut.

Bisa diartikan, Fatlolon sudah mendapat lampu hijau dari SBY sebagai pengganti Jacobis Puttileihalat yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Demokrat.

Selaku Ketua Umum (Ketum) partai berlambang bintang mercy tersebut, nampaknya sudah punya target tersendiri terhadap sosok Fatlolon karena keberhasilan lewat perjuangannya merebut MTB I baru-baru ini.

“Saya bersama bapak Michael Wattimena ketemu dengan Bapak Susilo Bambang Yudoyono beberapa hari lalu, untuk menyampaikan laporan hasil pilkada kemarin di MTB, sekaligus minta arahan Pak SBY sebagai mantan Presiden untuk pelaksanaan pemerintahan lima tahun mendatang. Kemudian, Beliau (SBY-red) menitipkan partai Demokrat provinsi Maluku kepada saya. Beliau minta Saya ikut maju saat pencalonan ketua DPD partai Demokrat Maluku, yang akan disampaikan melalui Musda partai dalam waktu dekat ini,” jelasnya kepada INTIM NEWS saat berkunjung ke kantor Gubernur Maluku,Selasa (25/04).

Menurutnya selaku kader partai, dirinya sangat siap untuk menjalankan perintah dan amanat partai.Pak SBY menyampaikan secara langsung saat tatap muka dengannya,tidak melalui perantara. Tentunya, dengan senang hati ,menerima untuk menjalankan fungsi dan tugas sebagai kepala daerah ,juga fungsi tugas di partai.

Sementara Ketua DPD Demokrat Maluku, Jacobus F. Puttileihalat yang dikonfirmasi INTIM NEWS dari Ambon mengatakan apa yang dikatakan oleh Pembina Partai Demokrat merupakan hal yang tek perlu dipersoalkan. Baginya amanah yang diberikan padanya adalah tanggung jawab Partai padanya.

 ” Itu sah saja. kita tunggu sampai jabatan saya selesai. Ada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai yang mengatur soal pemilihan Ketua DPD dan apa yang dilakukan baik oleh DPD dan DPP harus mengacu pada AD/ART Partai Demokrat. Ada banyak hal yang saya kerjakan selain mengurus politik,” singkat mantan Bupati Seram Bagian Barat itu.     (IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top