Maluku

Sarasehan Block Masela Bahas SDM Maluku

17901975_1426553480701268_425242510_o

Ambon,Maluku- Kawasan pengelohan minyak dan gas (Migas) Block Masela merupakan sebuah lokasi migas terbesar nomor 2 dunia yang ada diantara 2 Kabupaten yaitu Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Kabupeten Maluku Barat Daya (MBD) menjadi sebuah tantangan besar bagi Provinsi Maluku dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang handal dalam pengelolaan migas Blok Marsela.

Untuk itulah dalam membahas permasalahan pengelolaan Migas Block Marsela sebagai sebuah peluang atau ancaman, Komunitas Sinergritas Muda Maluku (Sagu) melakukan Sarasehan Block Marsela peluang dan ancaman yang menghadirkan pembicara, Merci Barends, ST (Anggota Komisi VII DPR RI), Darmawan Prasetyo,PhD ( Deputi I KSP), Drs Barnabas. Orno Bupati Maluku Barat Daya (MBD).

Gubernur Maluku dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Paulus Kaihatu, Staf ahli Gubernur bidang pembangunan ekonomi dan keuangan, dirinya mengatakan mengacu pada amanat konstitusi Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33, tentang semua kandungan alam itu dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, bukan saja rakyat Maluku tapi juga seluruh rakyat Indonesia.

“ Melalui kegiatan sarasehan ini, Gubernur Maluku berharap kehadiran Dirjen Migas dan para nara sumber dapat memberi pencerahan bagi masyarakat Maluku melalui peserta yang hadir saat ini serta dapat mendorong percepatan pengelolaan Block Masela yang semuanya semata-mata demi kesejahteraan rakyat Indonesia pada umumnya dan Rakyat Maluku pada khususnya,” ucap Kaihatu .

Dikatakannya Gubernur Maluku juga siap mendukung segala upaya untuk percepatan pengelolaan Block Migas Masela, yang dilakukan dengan langkah koordinasi dan komunikasi terus dilakukan dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

“ Gubernur berharap upaya-upaya untuk menyiapkan sumber daya manusi di Maluku masih terus dilakukan agar nantinya bias terjun dalam industri Migas Block Masela. Masyarakt Maluku juga berterimah kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Presiden Jokowi yang mendorong pengembangan sumber daya manusia di Maluku dan mendukung realisasi industry Block Masela,” ungkapnya

Menurutnya sebagai sebuah industri strategis dan berdaya jangkau global, Migas Block Masela juga tidak lepas dari tantangan baik yang bersifat internal maupun eksternal.

“Kondisi global Industri Migas turut berpengaruh tersmasuk paket kebijakan Pemerintah yang ketika diambil, misalnya soal gross spilt dan cost recovery yang melalui sarasehan ini kita bias memperoleh masukan-masukan,”tandasnya. (IN-10)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top