Seram Bagian Barat

Rekonsiliasi Tambang Rakyat, Pangdam Silaturahim ke IHA-LUHU

17758078_1407172395969454_950509054_n

AMBON, MALUKU- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Roemah Kreatif Negeri Luhu dan Rumah Inspirasi Negeri Iha  menjembatani pertemuan para tokoh masyarakat Negeri Luhu dan Iha bersama Panglima Komando Daerah (Pangdam) XVI Pattimura, Doni Munardo di Ruang kerjanya, Ambon kemarin.

Pertemuan, itu  turut dihadiri, penjabat raja negeri Luhu Abdul Gani Kaliky  , Sekretaris negeri Iha beserta para staf kedua negeri dalam acara silaturahim sekaligus membicarakan persoalan rekonsoliasi dan efek sosial, serta lingkungan akibat penambangan rakyat yang saat ini sedang hangat diperbincangkan.

“Kami diberi informasi tentang kegiatan bersama Rumah Inspirasi Iha dan Rumah Kreatif Luhu dalam sebuah seminar yang mau digelar. Kebetulan kedua LSM ini meminta kami untuk bekerja sama. Saya apresiasi melihat ini baik, ada upaya pencairan dua kubu pasca konflik dalam sebuah ruang ilmiah, maka saya minta Kedua LSM ini mempertemukan kami dengan para tokoh kedua Negeri ini,” ungkap Munardo.

Menurutnya, agenda silaturahim yang dilakukan Pangdam bersama para tokoh masyarakat kedua negeri membicarakan masalah konflik. Seperti diketahui, selama ini belum ada upaya penanganan serius dari pemerintah setempat. Selain itu dibicarakan juga isu yang sudah menjadi sorotan nasional yakni terkait penambangan Rakyat di kedua desa.

Ditekankan oleh Pangdam, pengaruh bahan kimia merkuri sangat berbahaya bagi lingkungan masyarakat seperti penambangan di gunung  Sinabar di negeri Luhu Kabuapten Seram Bagian barat.

“Bahagian zat kimia sangat merugikan masyarakat dan membahayakan masa depan generasi dan anak cucu kedepan,” terang jenderal bintang dua tersebut.

Ditempat yang sama, Farham Suneth, direktur LSM Roemah Kreatif Negeri Luhu membenarkan pertemuan tersebut dijembatani kedua LSM yang ada.

“Pertemuan antara Pangdam bersama tokoh masyarakat negeri Luhu dan Iha dalam Rangka silahturahmi untuk membicarakan hal-hal yang menyangkut keberlangsungan lingkungan hidup memang sangat penting dilakukan,” katanya.

Senada dengan Suneth, Fahrul Kaisuku yang adalah direktur Rumah Inspirasi juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat kedua LSM ini akang juga melakukan seminar ilmiah yang tentunya bekerja sama dengan pihak Pangdam.

”Pertengahan April mendatang rencananya dilakukan seminar ilmiah menindaklanjuti pertemuan ini, pak Pangdam merespon cepat hal tersebut, beliau tidak ingin kita sebatas untuk gelar seminar, kita harus bisa buat sebuah gerakan sosial yang langsung dirasakan masyarakat,” tuntas Kaisuku. (IN-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top