Militer

Koramil Piru Sosialisasi Bahaya Merkuri di Hulung Iha-Luhu

Sosialisasi di Tambang Cinabar
Danramil Piru sedang memberikan Sosialisasi pada Masyarakat

SBB,Maluku- Koramil 1502-07/Piru bersama Polsek Huamual, Selasa (11/4) melakukan sosialisasi Bahaya Mercuri terhadap kesehatan masyarakat di sekitar areal tambang Batu Cinabar, Dusun Hulung, Desa Iha, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Sosalisasi itu dipimpin langsung oleh Danramil 1502-07/Piru Kapten Inf Ato Laturake, turut serta Kapolsek Huamual, Ipda Idrus Mukadar, dan Tokoh masyarakat Desa Iha, Abddul Arif Samal,Tokoh Agama Dusun Hulung,Desa Iha, H. Made Kaisupi, Tokoh Adat Hulung, Abdullah Picauhan.

Danramil 1502-07/ Piru Kapten inf ato Laturake, kepada INTIM NEWS mengatakan, sosialisasi di daerah tambangilegal itu, untuk menindaklanjuti hasil pertemuan (Tomas, Todat, toga) Desa Iha dan Desa Luhu bersama Pangdam XVI/Pattimura.

Dikatakan, pihaknya memahami areal tambang tersebut yang merupakan mata pencaharian seluruh masyarakat Iha dan Luhu serta masyarakat pendatang yang mencari nafkah melalui tambang, yang hasilnya sangat menggiurkan, namun dampak dari kandungan Mercuri dari Batu Cinnabar akan memberikan dampak negatif bagi kesehatan.

“Pendapatan yang saat ini rekan- rekan dapatkan cukup besar tidak akan kekal, nanti uang tersebut akan keluar untuk membiayai pengobatan, dari penyakit yang ditimbulkan efek Mercuri yang nilainya cukup besar” ucap Danramil.

Baginya, Dampak atau efek Mercuri bagi kesehatan yakni dapat berpengaruh terhadap janin dan anak anak, Memengaruhi sistem saraf orang dewasa, berdampak pada sistem ginjal, mempengaruhi sistem reproduksi, mempengaruhi sistem immune, mempengaruhi sistem Kardiovaskular, motoris, gen. Disamping itu dampak merukuri dapat berpengaruh pada mekanisme molekuler.

Pihaknya melarang pengolahan hasil tambang menggunakan Mercuri di areal tersebut. Tak hanya itu, pihaknya melarang keras adanya peredaran dan mengkonsumsi Miras yang dapat memicu konflik terutama di wilayah penambangan.

Dalam kesempatan yang sama Kapolsek Huamual mengatakan Permasalahan konflik terbesar yang dapat mengganggu Kamtibmas adalah di lokasi tambang, olehnya itu melarang adanya peredaran dan konsumsi Miras di areal tambang.

“Kita akan memproses secara hukum terhadap pelaku yang mengelola Mercuri maupun menggunakan Mercuri di tempat tersebut. Kita minta kerjasama kepada warga tambang agar bersama sama saling mengingatkan adanya efek Mercuri tersebut, dan menjaga kestabilan keamanan, “ Kata Kapolsek. (IN- 13)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top