Maluku

Bupati MBD Marah, Desak Gubernur Secepatnya Presure PI Blok Masela

Bupati-MBD-Drs.-Barnabas-N.-Orno
Bupati MBD,Barnabas Orno

AMBON,MALUKU- Partisipating Interest (PI) sebesar 10 %  yang dijanjikan oleh Pemerintah Pusat tak kunjung terealisasi lewat Keputusan Presiden (Kepres) untuk pengelolaan Blok Masela. Ketidakjelasan tersebut membuat geram Bupati Maluku Barat Daya (MBD) Barnabas Orno. Olehnya itu dirinya mendesak Gubernur Maluku untuk menyuarakannya kepada Presiden Joko Widodo agar Kepres terkait PI 10% dapat diterbitkan.

 “Pak Gubernur Maluku, tolong segera mendesak Pemerintah Pusat keluarkan Kepres PI Blok Masela. Marilah kita mengatur waktu untuk duduk bersama pressure Pempus terkait hal ini,” tegasnya.

Bila perlu kata Orno, Pejabat berwenang yakni MBD dan MTB bersama Gubernur bersama menyuarakan hal ini ke Pemerintah pusat. Karena Ini adalah janji bapak Presiden Joko Widodo.

“Saya bisa simpulkan, sampai hari ini jangan membangun wacana terus menerus. Dahulukanlah kepentingan masyarakat dari kepentingan lainnya, kasihan masyarakat, hanya diberi harapan tapi tak kunjung terealisasi”ucapnya saat diwawancarai usai menjadi salah satu narasumber pada acara sarasehan nasional di Auditorium Unpatti, Rabu (12/04).

Sarasehan tentang strategi penyediaan pangan pada wilayah industri gas blok masela tersebut,terselenggara atas dukungan Pemda Maluku,SKK Migas,Telkomsel dan BNI. Untuk diketahui,sudah ada beberapa investor yang datang ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk membangun pabrik petrokimia jelang Blok Masela yakni Sojitz,Elsoro,Multi Pratama dan Indorama. Namun,lewat syarat teknis investor masih menjadi pertimbangan Kemenperin .(IN-06)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top