Seram Bagian Timur

ASN SBT Dituntut Profesional

18053278_1161554170623570_1351879489_o

Bula,Maluku – Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dituntut bekerja secara profesional dan penuh rasa tenggung jawab serta memiliki loyalitas yang tinggi. Ini sebagaimana tertuang dalam undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Hal ini disampaikan Bupati SBT dalam sambutannya yang dibacakan Sekda SBT, Dr. Syarif Makmur, M.Si dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan dua dan tiga kategori umum tes sistem Computer Assisted Tests (CAT) online tahun 2015 dilingkup pemerintah kabupaten SBT yang diadakan di aula kantor Bupati SBT,  Sabtu, (22/4).

“Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN menegaskan bahwa ASN adalah profesi seorang pegawai negeri sipil yang bekerja dengan perjanjian atau kontrak kerja. Selaku seorang aparatur Negara dituntut untuk bekerja secara profesional dengan tanggungjawab yang tertuang dalam kontrak kerja yang terukur dan dapat dinilai, “katanya.

Berkaitan dengan regulasi tersebut kata Bupati, pihaknya akan melakukan penegakan disipilin sebagai salah satu fokus capaian dari program kerja pemeintahannya kedepan.
Dikatakan, untuk menilai kinerja ASN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan melakukan evaluasi setiap tahun. Proses evaluasi dimulai dari bulan Januari hingga bulan Desember. Ini sesuai peraturan kepala BKN nomor 1 tahun 2013.

“Ini menunjukkan bahwa seorang ASN tidak boleh berpangku tangan dan bersantai-santai tanpa ada yang dikerjakan dalam setiap hari masuk kantor, “ katanya.

Untuk itu, Bupati meminta setiap ASN dilingkup pemerintah kabupaten SBT harus membuat sasaran kerja selama satu tahun dan wajib untuk dilaksanakan demi mendapatkan penilian terhadap kinerjanya.

“Setiap pegawai, mulai dari Cleaning service sampai kepala SKPD, dari eselon 5 sampai eselon 2, selama satu tahun sasaran kerjanya sudah tertuai dalam kontrak kerja atau sasaran kerja pegawai (SKP), “ungkapnya.

Dia berharap upaya peningkatan disiplin dapat ditanamkan oleh seluruh ASN dengan baik. Karena pada dasarnya ASN wajib masuk kantor dan melaksanakan tugas yang sudah ditetapkan setiap hari selama satu tahun.

Menurut dia, dilingkup pemerintah Provinsi Maluku aturan tersebut telah dijalankan. Setiap pegawai negeri melakukan pencatatan laporan harian terhadap apa yang dikerjakan, kemudian menjadi laporan bulanan. Ini dapat menjadi dasar penilaian apakah seorang itu disipilin dalam masuk kantor dan juga menyelesaikan tugas-tugasnya atau tidak.

“Harapan saya setelah diadakan pembenahan terhadap kendala administrasi dan Skill sumber daya manusia pada badan kepegawaian daerah SBT maka kedepan regulasi ini dapat dijalankan lebih profesional dan mendapat aparatur yang lebih produktif. Saya yakin dengan peningkatan disiplin aparatur maka daerah ini akan mengalami percepatan pembangunan disegala bidang, “harap bupati.

Total 72 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berhak mendapat SK sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) terdiri dari 15 orang CPNS golongan 2 dan 57 orang CPNS golongan 3.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah anggota DPRD SBT serta sejumlah pimpinan Satuan Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup pemerintah kabupaten SBT. (IN-17)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top