Agama

Akhirnya Pastori Jemaat GPM Nabaheng Kei Besar Diresmikan

17793244_214697275682693_353756654_n

LANGGUR,MALUKU- Wakili bupati Kabupaten Maluku Tenggara, Kepala Bagian Perekonomian Dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Maluku Tenggara Teresia Tamnge, SE. M. Si meresmikan pastori Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Nabaheng Klasis Kei Besar, Maluku Tenggara, Selasa (11/4/2017).

Hari yang Sangat bersejarah, diiringi rasa, Puji dan Syukur atas limpahan berkat, Rahmat dan anugrah serta kebaikan yang di berikan Tuhan kepada kita semua, sehingga kita di mampukan melanjutkan karya, tugas dan tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian bagi bangsa dan Negara, bagi masyarakat, bagi daerah tercinta, lebih khusus bagi Jemaat dan Gereja. Oleh karena kebaikan Tuhan, hari ini dalam suasana penuh kekeluargaan dalam persekutuan Jemaat Gereja Protestan Maluku Jemaat Nabaheng Klasis Kei Besar, kita d persekutukan dalam perayaan syukur atas peresmian Pastori Jemaat GPM Nabaheng.

Demikian Sambutan Bupati, Kab, Maluku Tenggara, Ir, Anderias Rentanubun, yang di bacakan, oleh, Kepala bagian Perekonomian dan Sumber daya Alam, sekertaris Daerah, T, Tamnge, SE, M,si.

Turut hadir dalam acara pengresmian tersebut, Wakil Bupati Kab- Maluku Tenggara, Drs, Yunus, Serang, M.si. Ketua DPRD Kab-malra, Thedeus, Welerubun. SH. Sekda kab- malra, Ir, Petrus, Beruatwarin, serta selaku tuan rumah Camat kei-besar, Chr, Rahakbauw,. Ketua klasis Majelis Pekerja klasis, kei- besar, ketua majelis Jemaat GPM, Nabaheng. Para Pendeta dan pelayan jemaat, serta warga masyarakat desa Nabaheng, sungguh peristiwa ini dapat terjadi hanya atas Kuasa Kristus Yesus, Gembala dan Kepala Gereja.

Lanjut dia, Pastori adalah rumah bagi Jemaat bukan hanya rumah tinggal bagi pendeta dan atau pelayanan Jemaat . namun Pastori mengandung makna turut serta dalam misi penyelamatan yang di emban oleh Gereja. Pastori dan juga Gereja adalah satu kesatuan utuh yang tak dapat di pisahkan. di dalamnya mengandung arti mempersatukan yang tercerai berai sebagaimana ungkapan, ‘Ut Omnes Unum Sint’ supaya mereka menjadi satu.

Pemerintah kabupaten Maluku Tenggara senantiasa mendorong pembangunan fisik tempat-tempat ibadah, meskipun semuanya itu masih jauh dari harapan Jemaat dan masyarakat Maluku Tenggara yang disebabkan oleh keterbatasan anggaran serta fokus perencanaan yang berbasis pada upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengentaskan keterisolasian. Maka pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi prioritas Pemerintah Daerah, dan itu dibuktikan dengan menekan keterisoliran dengan membuka akses jalan d seluruh pulau Kei Besar dan terus akan di tingkatkan menjadi jalan hot mix.

Masyarakat dan juga para stackholder dihimbau untuk terus bekerjasama dalam menjaga situasi kondusif di masyarakat serta upaya percepatan pembangunan dan pemerataan bagi seluruh masyarakat Maluku Tenggara. Selanjutnya T, Tamnge, mewakili Pemerintah Daerah, Kabupaten Maluku Tenggara, menyampaikan apresiasi dan limpahan terimakasih atas segala daya, upaya, karya yang telah di lakukan Jemaat dan Gereja. (Cr-01)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top