Maluku

Abaikan Pelayanan, PLN Cabang Tual Ranting Kisar Dikecam Warga

FERNANDO DAHOKLORY

MBD,MALUKU- Masyarakat pelanggan listik di Pulau Kisar, Kecamatan Pulau-pulau Terselatan, Kabupaten Maluku Barat Daya, menyatakan keresahan mereka atas pelayanan tidak maksimal yang dilakoni manajemen Perusahaan Listrik Negara Cabang Tual Ranting Kisar selama sepuluh tahun terakhir.

Nyaris dalam sepekan warga di pulau perbatasan laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Republik Demokrasi Timor Leste (RDTL) itu hanya menerima pelayanan penuh selama sehari. ’’Setiap bulan kami tidak pernah terlambat membayar biaya beban listrik, tetapi pelayanan PLN Cabang Tual Ranting Kisar sangat meresahkan, tidak maksimal,’’ ungkap warga Kisar Fernando Dahoklory di Ambon, Rabu (12/4).

Fernando mengungkapkan akibat pemadaman listrik tiba-tiba dan tanpa pemberitahuan terlebih dulu mengakibatkan barang-barang elektronik, seperti televisi, kulkas, video compact disc (VCD), kipas angin, dan barang-barang elektronik lainnya mengalami kerusakkan berat yang sulit diperbaiki.

’’Sekarang di saat barang-barang elektronik masyarakat rusak, apakah PLN dapat bertanggung jawab mengganti kerugian. Kan tidak,’’ kecam aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dan Gerakan Mahasiswa (Gema) Kisar Ambon.

Fernando menyebutkan kekesalan warga setempat juga menyangkut biaya pemasangan instalasi baru yang relatif memberatkan masyarakat setempat.

’’Bayangkan untuk daya 900 VA masyarakat dituntut membayar biaya sekitar Rp.2,5 juta. Beruntung bagi yang mampu. Kalau keluarga kurang mampu kan tidak bisa mendapat pelayanan kelistrikan, padahal mereka sangat membutuhkan pelayanan PLN,’’ beber lulusan Fisip Universitas Pattimura Ambon.

Petugas PLN Cabang Tual Ranting Kisar juga dinilai tidak serius melaksanakan tugas dan perannya ketika terjadi pemadaman lampu tiba-tiba. ’’Bayangkan saja ketika terjadi pemadaman lampu, petugas PLN yang dihubungi hanya dengan enteng menjawab itu hal biasa. Mereka hanya mau melayani kalau diberikan uang rokok oleh masyarakat,’’ ucapnya.

Fernando mengungkapkan meski kerap terjadi pergantian pimpinan ranting PLN Cabang Tual di Kisar namun jarang terjadi penyegaran bagi petugas-petugas PLN setempat.

’’Kondisi ini yang menyebabkan masyarakat tetap resah hingga saat ini,’’ timpalnya.

Dia menghimbau manajemen PLN Cabang Tual Ranting Kisar tak hanya mengejar keuntungan tetapi mengabaikan pelayanan. ’’Masyarakat butuh pelayanan maksimal. Bukan soal tagihan saja, tapi petugas PLN harus serius dan maksimal melayani masyarakat,’’ pungkasnya. (IN/ROS) 

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top