Maluku Barat Daya

Warga Kisar Minta Perhatian DPU Maluku Perbaiki Jalan Rusak

FERNANDO DAHOKLORY
FERNANDO DAHOKLORY

MBD,MALUKU- Warga penghuni Pulau Kisar mengungkapkan keresahan dan kekecewaan mereka di balik pembangunan ruas jalan yang terkesan asal-asalan dan berpotensi menguntungkan pelaksana proyek. Misalnya ruas jalan yang menghubungkan dua dusun di Desa Wonreli, Mesiapy dan Yawuru, ke Desa Lebelau dan ruas-ruas jalan lain di Kisar nyaris seluruhnya dikerjakan tanpa memperhitungkan kualitas jalan yang dikerjakan tersebut.

“Hampir semua jalan yang dibuka dan dikerjakan kontraktor punya kemiringan dan berkolam-kolam dan kalau pengaspalan juga asal-asalan karena ketika musim hujan tiba aspal dibawa air sehingga tersisa kerikil-kerikil yang selalu membahayakan masyarakat terutama wanita yang tengah hamil muda.Parahnya lagi kondisi memprihatinkan ini sengaja dibiarkan pemerintah kecamatan hingga pemerintah daerah MBD,” kecam komponen pemuda Kisar Fernando Dahoklory di Ambon, Jumat (18/3).

Dahoklory berpendapat akses transportasi jalan relatif penting bagi masyarakat Kisar untuk memudahkan dan memperlancar beragam aktivitas masyarakat. Apalagi posisi Kisar sebagai pulau beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia memaksa pemeintah serius memerhatikan seluruh kebutuhan masyarakat setempat.

“Untuk memperkuat semangat nasionalisme warga perbatasan RI, pemerintah harus serius menjawab kebutuhan transportasi baik darat, laut dan udara maupun kebutuhan vital lainnya sebab kita perlu belajar dari kasus Sipadan dan Ligitan dan Ambalat agar tak terulang lagi di daerah lain termasuk di Maluku,” ingat Dahoklory.

Dia mengimbau Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Maluku dan DPU Kabupaten Maluku Barat Daya dapat memperbaiki seluruh ruas jalan penghubung di Kisar yang kini sudah mulai mengalami kerusakan akibat termakan usia dan proyek asal-asalan. Dahoklory menilai putra daerah Yawuru yang banyak sukses di birokrasi MBD dan di daerah lain di Maluku belum memiliki kepedulian membangun Yawuru.

“Jangan hanya berasal dari Yawuru tapi tak punya kontribusi membangun Yawuru,” celoteh Dahoklory. (IN-01/ROS)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top