Maluku Tengah

Mahasiswa IAIN Ambon Kumpul Koin Peduli Gizi Buruk

Bayi Pengidap Gizi Buruk
Ramdji Pawae (1,3 th), Batita Pengidap Gizi Buruk

AMBON, MALUKU- Prevalensi angka gizi buruk masih tinggi di Negeri ini, yang lebih disayangkan lagi kasus tersebut kerap terjadi pada kalangan balita.

Ramdji Pawae (1,3 th), batita asal Tamilow, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, penderita gizi buruk menarik simpati berbagai kalangan. Aksi simpatik itu salah satunya datang dari Mahasiswa di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon. Mahasiswa IAIN Ambon pun menggelar aksi solidaritas pengumpulan koin peduli Ramdji Pawae, Rabu (8/3).

Adam Makatita, mahasiswa yang sedang mengambil konsentrasi jurnalistik di kampus hijau itu saat dimintai keterangan, kepada Intim News mengatakan, gerakan itu semata-mata di lakukan karena adanya rasa kemanusiaan untuk berpartisipasi langsung dalam penggalangan dana.

Aksi Simpatik Mahasiswa IAIN Ambon

Aksi Simpatik Mahasiswa IAIN Ambon

“Iya, yang biking beta begitu antusias karena adanya rasa panggilan kemanusiaan. Bukan hanya Ramdji Pawae yang hari ini membutuhkan bantuan, siapapun itu wajib hukumnya bagi kami untuk membantu,”katanya.

Dikatakannya, Ramdji Pawae saat ini sedang melawan penyakit gizi buruk. Saat ini ia sedang mendapat perawatan di Ruangan Melati, RSUD Masohi.

“Iya, jadi menurut keterangan beberapa teman yang berada di daerah Masohi, kalau adik Ramdji sedang melawan penyakitnya di RSUD Masohi sejak tanggal 5 Maret kemarin,”Cetusnya.

“Untuk beberapa hari kemarin, katong fokuskan untuk kebakaran di Wahai. Dan untuk hari ini, katong ingin mengetuk setiap hati dari berbagai kalangan untuk dengan ikhlas memberikan sumbangsih suka rela untuk adik kami Ramdji Pawae,” Ungkapnya.

Dia berharap, semoga dengan adanya aksi penggalangan dana, bisa dapat membantu meringankan beban orang tua si batita.

“Saya mengajak untuk mari sama-sama memperbaiki hubungan antara sesama manusia sebelum nantinya kita membangun hubungan dengan ALLAH SWT, ” (IN-11)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top