Uncategorized

IMM Harus Bertransformasi Jadi Organisasi Kontrol Pemerintah

FarhamSuneth

AMBON,MALUKU-  Tahun 2017 merupakan momentum Kebangkitan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). IMM lahir 14 Maret 1964 silam, di Yogyakarta.

Menjelang hari lahirnya, IMM berencana melaksanakannya serentak secara nasional. Adapun Tema Nasional yang diusung di 53 Tahun karyanya yakni, “IMM Berkhidmat Untuk Indonesia Berkemajuan.”
Hal tersebut disampaikan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Ambon, Farham Suneth dalam keterangan persnya, Selasa (14/03).

Suneth dalam siaran persnya mengatakan, tema tersebut diambil sebagai momentum bagi kader IMM khususnya Maluku untuk tidak hanya menyikapi kondisi internal saja melainakan peka terhadap permasalahan yang terjadi di daerah.
“IMM memiliki potensi yang besar menjadi lokomotif utama dalam perubahan sosial. Karena itu, IMM dituntut memiliki nilai lebih sebagai kaum intelektual khususnya di Maluku dan Indonesia umumnya. Apalagi, tantangan Internasional, semakin hari semakin besar,” ungkapnya.

Alumunus pasca sarjana Universitas Pattimura tersebut juga menyampaikan, IMM dewasa ini, dewasa secara moral dan unggul dalam intelektual kini tidak lagi berkonotasi sebagai slogan yang kerap kita dengungkan saja, namun praktisnya juga harus terlihat.

“Kader-kader IMM tidak boleh lagi berkutat di internal. Kita harus maju, jangan hanya merasa besar di dalam. Kita pantau janji-janji Pemerintah Pusat (Pempus) terhadap Daerah kita dan Indonesia umumnya. Kita kawal dalam kajian-kajian ilmiah dan rekomendasikan dalam forum-forum yang baik” tegasnya.

Menurut mantan Ketua Komisariat IMM FISIP Unpatti tersebut, kaum muda Muhammadiyah, senantiasa harus menjadi motor penggerak dalam mengkritisi kebijakan pemerintah, agar menguntungkan rakyat.
“Sejarah Berdirinya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah IMM merupakan bagian dari AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah) yang merupakan organisasi otonom di bawah Muhammadiyah. Dua faktor integral yang melandasi kelahiran IMM yaitu faktor intern dan fakor ekstern,” terangnya.
Faktor itu yaitu faktor yang terdapat didalam diri Muhammadiyah itu sendiri, dan faktor yang berawal dari luar Muhammadiyah, khususnya umat Islam di Indonesia dan pada umumnya.

Faktor intern, sebenarnya lebih dominan dalam bentuk motivasi idealismse, yaitu motif untuk mengembangkan ideologi Muhammadiyah, yaitu faham dan cita cita Muhammadiyah.

Sebagaimana diketahui Muhammadiyah pada hakekatnya adalah sebuah wadah organisasi yang punya cita-cita atau tujuan yakni menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam, sehingga terwujud masyarakat utama, adil dan makmur yang diridoi oleh Allah SWT.

Suneth berharap, IMM bukan hanya hadir sebagai wadah kaderisasi Muhammadiyah tetapi juga IMM hadir dalam rangka sebagai media kritik dan pembangunan bangsa Indonesia.

“Rasa syukur ku ucapakan yang terlahir dari rahim Mahasiswa dan juga tiada kata-kata yang indah untuk aku ungkapkan. Kepada Immawan dan Immawati Aktivis IMM saya mengucapkan, Selamat Milad IMM ke 53,” Pungkas pemuda asal Negeri Luhu Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) itu. (IN-02)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top