Maluku

Gubernur Minta Dualisme Kepengurusan KNPI Bisa Disatukan

KNPI Maluku

AMBON,MALUKU – Gubernur Maluku Said Assagaff meminta agar dualisme yang terjadi dalam kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) selama ini, hendaknya dapat disatukan, sehingga dapat membentuk kekuatan pemuda, yang dapat diandalkan bagi pembangunan Maluku.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku Hamin Bin Thahir, pada Pelantikan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I DPD KNPI Provinsi Maluku, di Ambon, Jumat (10/3/2017).

Dia menyebut, Pemerintah Provinsi Maluku saat ini, terus mengupayakan peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui perwujudan Visi Pembangunan Provinsi Maluku 2014 – 2019, yaitu Mengupayakan Pembangunan Maluku yang Rukun, Religius, Damai, Sejahtera, Aman, Berkualitas dan Demokratis Dijiwai Semangat Berbasis Kepulauan Secara Berkelanjutan.

Mencermati hal tersebut, Gubernur katakan, pemuda Maluku seharusnya berperan sebagai pionir-pionir kemajuan daerah, yang senantiasa memiliki jiwa intelektual dalam berpikir dan juga berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Diharapkan itu teraktualisasi melalui program dan kegiatan pembinaan generasi muda yang konstruktif, terpadu dan terarah,” ujarnya.

Menurut Gubernur, pemuda Maluku sebaiknya tidak terlibat pada kegiatan-kegiatan yang bersifat lip service semata, hura-hura atau rame-rame menjelang pelantikan pengurus, Musda, Kongres dan lain sebagainya, yang dapat diinterpretasikan orang sebagai upaya tidak produktif, serta untuk mencari keuntungan semata.

“Mengingat strategisnya peran yang diemban para pemuda, maka sudah sepatutnya turut mewarnai dan terlibat dalam proses pengambilan kebijakan pembangunan di daerah,” tandasnya.

Lantaran itu, Gubernur meminta, pengurus organisasi KNPI bisa melakukan komunikasi dan koordinasi serta membangun kemitraan yang intensif bersama seluruh pemangku kepentingan, sehingga dapat mengambil peran-peran strategis dalam pembangunan daerah saat ini.

“Peran-peran strategis itu, termasuk mencari, menemukan dan memberikan ide-ide solutif, sebagai alternatif pemecahan berbagai permasalahan kemasyarakatan dan pembangunan, dengan tetap menjaga sikap kritis dan kontrol atas sesuatu yang dianggap menyimpang. Termasuk mengutamakan dan memperhatikan konsep demokrasi, desentralisasi, serta dinamika perkembangan global masa kini,” paparnya.

Menyinggung tentang Rakerda, Gubernur berharap, program kerja yang dirumuskan dan ditetapkan, hendaknya dapat disesuaikan dan simultan dengan program kerja Pemerintah Daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya, dalam menunjang dan mengawal pembangunan di Maluku.

“Pembangunan saat ini memerlukan dukungan para pemuda yang kreatif, inovatif dan visioner. Saya yakin dan percaya, bahwa dengan tekad dan semangat untuk memajukan Maluku, para generasi muda Maluku akan sanggup mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat Maluku,” ujarnya.

Kepada pengurus KNPI yang baru dilantik, di bawah pimpinan Ketua Subhan Pattimahu dan Sekretaris Saul Ch Tuanger, Gubernur berharap, bisa makukan langkah-langkah konstruktif dan komunikatif untuk menyatukan seluruh elemen pemuda yang ada di Maluku. (IN-15)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top