Seram Bagian Timur

Aroma Penyalahgunaan Dana Desa Terendus

ADD

BULA, MALUKU- Penggunaan dana desa di Kabupaten Seram Bagian Timur kembali mendapat sorotan. Setelah sejumlah kepala desa di daerah ini dilaporkan ke aparat penegak hukum lantaran diduga menyalahgunakan dana desa, terungkap lagi dugaan praktik yang sama di sejumlah desa lain di daerah ini.

Dana Desa yang dialokasikan pemerintah pusat untuk mempecepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di desa ini memang rawan penyalahgunaan. Buktinya, tahun lalu lebih dari lima kepala desa di Kabupaten Seram Bagian Timur harus berurusan dengan jaksa karena diduga menyalahgunakan uang rakyat tersebut.

Tokoh pemuda kabupaten Seram Bagian Timur, Samaun Kelean kepada Intin News mengatakan, dari penelusuran pihaknya selama ini di beberapa desa di kecamatan Pulau Gorom, penggunaan dana desa perlu mendapat pengawasan ketat dari pemerintah. Sebab, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan dalam penggunaan dana desa di desa-desa tersebut.

“Kita punya data berupa RAB. Ketika dibandingkan dengan barang yang dibelanjakan, ada perbeadaan jumlah barang di RAB dengan yang dibeli. Demikian juga harganya jauh berbeda ,” ungkap Kelean, Jumat (23/3).

Karena itu, menurut Kelean pemerintah daerah kabupaten Seram Bagian Timur harus memperketat pengawasan terhadap penggunaan dana desa di SBT.

Lebih lanjut Ia menegaskan, pihkanya telah mengantongi bukti penggunaan dan desa di sejumlah desa. Shingga dalam waktu dekat akan dilaporkan ke aparat penegak hukum untuk ditindaklanjuti. (IN-16)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top