Hukum & Kriminal

Waduh.. Ada Kecurangan di Pilkada Malteng ?  Formulir C6 KWK Ditimbun Dalam Kamar Penginapan

Screenshot_061115_094506_PM

MALTENG,MALUKU – Pemilihan Kepala Daerah telah usai. penghitungan suara resmi dari KPUD setempat pun ditunggu para pasangan calon, simpatisan dan loyalis. Namun tak dapat dipungkiri, perbuatan perbuatan irasional yang berbuntu pada kecurangan pun kerap mewarnai pesta demokrasi itu.  Misalnya saja tidak tersalurnya undangan pemungutan suara atau yang dikenal dengan Formulir C-6 KWK kepada mayoritas Pemilih pada Pilkada Maluku Tengah tahun 2017 sepertinya erat kaitannya dengan temuan Gakkumdu, Rabu (15/2).

Sejumlah formulir C-6 didapati ditimbun di salah satu kamar penginapan di bilangan Kota Masohi. Di ruangan kamar yang sama, ditemukan pula daftar nama-nama serta nomor kontak diduga pihak yang akan dikirimi formulir itu.

 “Ditemukan sejumlah undangan pemilihan di penginapan Arisandi Kota Masohi. Di Kamar No 10,” ungkap sumber.

Pihak Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu) dari Polres Maluku Tengah, Kejari Masohi, dan Panwas Maluku Tengah langsung turun ke TKP dan mengamankan barang bukti.

Pihak penginapan Menfaku sama sekali tidak menaruh curiga terhadap tamu yang menginap di penginapannya sejak Selasa (14/2) tengah malam.

“Dia mengisi buku tamu dengan nama Fikri. Kita tidak tahu apa-apa lagi soal apa yang dibawa hingga tiba-tiba jadi ramai,” ungkap pemilik penginapan kepada wartawan.

Dugaan ada upaya memanipulasi penggunaan undangan oemilihan ini oertama kali diketahui saat petugas Bintara Pembina Desa (Babinsa) datang bersama sejumlah orang ke penginapan untuk mengecek tamu kamar.

“Babinsa datang menanyakan soal dugaan adanya pihak.mencurigakan di kamar no. 10 baru kita kaget,” tambah pihak penginapan.

 Informasi lain yang beredar, tamu hotel dimaksud memang sudah dicurigai aksinya terkait dengan Pilkada Malteng.

“yang bersangkutan sempat melarikan diri ketika hendak diamankan untuk dimintai keterangan,” ujar Mances salah satu warga kota Masohi kepada Wartawan.

Hingga saat ini pihak Gakkumdu setempat belum dapat memberikan keterangan kepada wartawan terkait temuan penimbunan formulir C6 KWK di salah satu penginapan di Kota Masohi itu.  (IN-08)

Print Friendly, PDF & Email
To Top