Maluku Tenggara

Savsavubun Janji Tingkatkan Martabat Perempuan Dan Anak

kebebasan wanita

MALRA,MALUKU- Setelah pengambian sumpah dan jabatan oleh Bupati Maluku Tenggara Ir. Anderias Rentanubun  31 Januari 2017 pekan kemarin, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Maluku Tenggara Petronela Savsavubun. SH, berjanji akan meningkatkan derajat perempuan serta mengimplementasikan Undang-Undang Perlindungan Anak kepada masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara.

‘’Karena ini Dinas baru, tentunya saya belum banyak tahu tentang tugas pokok, fungsi serta strukturnya. Tetapi, paling kurang yang saya fahami bahwa yang namanya pemberdayaan perempuan dan dipercayakan untuk memimmpin dinas ini tetunya saya sebagai perempuan juga sudah mempunyai kiat-kiat untuk bagaimana memberdayakan perempuan-perempuan di Maluku Tenggara,” ungkap Petronela  Kamis (2/2/2017) kemarin.

Dikatakan, belajar dari tokoh perempuan  Nen Dit Sakma yang begitu gigih dalam memperjuangkan harkat dan martabat perempuan lewat sejarah hukum adat “Larwul Ngabal”, maka hal inilah yang menjadi dasar utama untuk lebih meningkatkan harkat dan martabat perempuan di Kepulauan Kei ini.

Tentunya dengan satu harapan, dalam gerak langkah selanjutnya saya berharap semua perempuan mau diajak bersama-sama untuk diberdayakan. Olehnya itu, sistim inilah yang nantinya dia pakai dalam program kerja pada dinas yang dipimpinnya tersebut.

Petronela menilai,  dasar sejarah hukum adat Larwul Ngabal dipakai sebagai dasar pijakan dalam program kerja pada dinas yang baru dipimpinnya itu maka, ada korelasi untuk membentuk sebuah organisasi akan mengajak perempuan berdiskusi untuk tidak kalah gigihnya dengan laki-laki dalam forum-forum dialog resmi.

 “artinya  tanpa sadar kita sudah bisa melahirkan perempuan-perempuan yang berkualitas dalam berorganisasi dan ber-politik,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga akan tetap berupaya untuk memberikan pemahaman kepada perempuan di Maluku Tenggara untuk tetap memegang teguh dan menaati norma dan tatanan adat Kei yakni, dengan bertutur kata lewat bahasa Kei yang baik serta menyanyikan lagu-lagu daerah Kei yang baik dan benar.

“Nah, lewat program kerja yang akan saya lakukan ini, maka kedepannya kami akan berkolaborasi program kerja dengan Dinas Kebudayaan Bidang kebudayaan dan Dinas Pariwisata untuk meningkatkan program ekonomi kreatif. Olehnya itu, saya berharap lewat program kerja ini saya bisa mengajak perempuan-perempuan bersatu untuk mengangkat martabat dan derajat perempuan Maluku Tenggara (Kei) menjadi lebih baik dan menjadi motovator bagi perempuan-perempuan di daerah lain,” pungkasnya (IN-12)

Print Friendly, PDF & Email
To Top