Maluku

Horee… Tenaga Honorer Maluku Bakal Dapat BPJS

bpjs-ketenagakerjaan-bidik-dana-investasi-rp297-triliun-
Foto By Okezone.Com

AMBON,MALUKU- Kabar gembira bagi seluruh honorer  lingkup Kantor pemerintah Provinsi ,Kabupaten dan Kota di Maluku. Pasalnya,mereka akan diikutsertakan dalam Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Pertimbangan ini berdasarkan kesetaraan antara Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan Honorer. Namun,demi mengurangi tingkat kemiskinan di Maluku maka BPJS Ketenagakerjaan Maluku bekerjasama dengan Pemerintah daerah setempat, khususnya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mendata dan mendaftar para honorer masuk BPJS.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Nakertrans Maluku, Ahdar Sopalatu usai menghadiri acara Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Provinsi Maluku,  Selasa (28/02) di Kantor Gubernur Maluku.

“Persyaratan keikutsertaan sebagai anggota BPJS,harusnya seorang masyarakat atau lembaga formal maupun non formal,termasuk di dalamnya honorer.Olehnya itu,Kami bersama BPJS dan BKD Maluku terus berupaya agar honorer terakomodir dalam BPJS Ketenagakerjaan,”ucapnya.

Menurut Sopalatu,ini sangat beralasan karena jika terjadi kecelakaan atau musibah saat bekerja mereka telah terlindungi di bawah naungan BPJS.

“Teknis terkait data,merupakan wewenang BKD untuk menyerahkan berapa banyak jumlah honorer yang ada di Maluku kepada BPJS.Kami hanya mensupport agar program ini terlaksana demi mengurangi tingkat kemiskinan dan terlebih membantu mensejahterakan para honorer tersebut,”tandasnya.

Pada moment yang sama,Kepala BPJS Maluku Tri Candra Kartika menerangkan, terkait tenaga honorer,fokus tenaga informal yang selalu disampaikan oleh Bapak Gubernur dan Wagub dibeberapa kegiatan, untuk mengurangi angka kemiskinan yang ada di provinsi Maluku.Salah satu tentunya pekerjaan yang bukan pada sektor penerima upah miskin atau non informal yang menjadi sasaran BPJS saat ini.Dengan harapan,walau bagi seluruh pekerja informal belum seluruhnya namun sebagian sudah terlindungi.Terkecuali yang bekerja di perusahaan dan badan usaha wajib masuk BPJS.

“Tenaga honorer Pemerintah menjadi fokus dan wajib dalam perlindungan Kami.Kalau ASN dan Calon ASN sudah terlindungi, untuk non ASN nya (Honorer) menjadi kewajiban khususnya SKPD terkait yang memiliki tenaga honor untuk mereka daftarkan.Apalagi melalui pertemuan ini, mengarahkan seluruh SKPD yang memiliki tenaga Honor segera mendaftar kepada Kami karena perlindungannya memiliki hak yang sama mengingat mempunyai resiko yang sama pula,”jelasnya .

Dirinya berharap, bagaimana ke depannya Maluku menjadi provinsi terdepan di dalam kesadaran program perlindungan jaminan sosial keternagakerjaan.Juga, di seluruh kabupaten/kota agar masyarakatnya terlindungi .Apalagi masyarakat Maluku yang sekarang, sudah menjadi sorotan baik secara nasional maupun internasional dalam penyelenggaraan kegiatan berskala nasional.

“Saya berharap,Maluku menjadi barometer perlindungan melalui BPJS bagi masyarakatnya.Yang mana sebagai provinsi kepulauan dari provinsi lainnya, menjadi tantangan tersendiri dan berdampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,”kata Candra Kartika. (IN-15)

Print Friendly, PDF & Email
Comments
To Top